Suara.com - Kepala Pelatih Pelatnas Ganda Putra PBSI, Herry Iman Pierngadi, membantah melarang Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon memiliki pacar.
Herry mengatakan, mempersilakan pasangan ganda putra terbaik Indonesia maupun atlet-atletnya yang lain untuk mencari pujaan hati.
Namun, dia juga menerapkan aturan yang memproteksi para atletnya. Dia khawatir jika disiplin ini tidak ditegakkan, maka sang atlet akan menyalahgunakan pergaulan.
"Soal pacaran itu hak pribadi atlet, tetapi saya pantau juga dong," kata Herry dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Rabu (20/12/2017).
"Selama tidak ganggu jadwal latihan, tidak ganggu pertandingan, apalagi kalau banyak ngatur, minta jemput, anter ke sana ke mari, wah susah kalau begitu. Yang bagus itu kalau yang mendukung. Mereka harus mengerti profesi atlet itu tanggung jawabnya seperti apa, harus pintar-pintar mengatur waktu," jelas Herry.
"Istilahnya kan tim ini keluarga, atlet kan jauh dari orang tua. Saya sebagai pelatih tidak mau mereka salah pergaulan. Apalagi sekarang sudah banyak uang, cewek mana sih yang nggak mau deket sama mereka?" Herry menambahkan.
Sementara itu, sebagaimana diketahui, Marcus Fernaldi Gideon telah memiliki tunangan. Bahkan, dia dan sang kekasih, Agnes Amelinda Mulyadi, telah merencanakan pernikahan pada April 2018 mendatang.
Foto: Kepala Pelatih Ganda Putra Pelatnas PBSI, Herry Iman Pierngadi (tengah). [Humas PBSI]
Baca Juga: Pelatih: Marcus Lebih Dewasa, Kevin Usil dari Kecil
Di sisi lain, Kevin Sanjaya Sukamuljo mengaku masih single alias jomblo. Hal ini diiyakan Herry dan juga teman sekamarnya di asrama pelatnas PBSI di Cipayung, Jakarta Timur, Muhammad Rian Ardianto.
"Setahu saya sih Kevin belum punya pacar. Biasanya kalau anak ganda putra kalau punya pacar suka dikenalin sama tim," tutur Herry.
"Setahu saya sih Kevin sekarang nggak punya pacar. Kalau lagi di kamar pun dia nggak pernah ngobrol soal cewek. Kalau telepon sih paling sama orang tuanya, sama temannya atau sama mas Igo (driver PBSI), ha ha ha," ucap Rian.
Penampilan Kevin/Marcus di lapangan sendiri selalu menarik untuk disaksikan. Tak cuma mempertontonkan skill yang luar biasa, tak jarang mereka melakukan aksi-aksi non teknis yang intimidatif kepada lawan.
Foto: Pasangan ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. [Humas PBSI]
Berita Terkait
-
Resmi! PBSI Hapus Sistem Promosi-Degradasi Atlet Pelatnas
-
Gregoria Ajukan Protected Rank 1 Tahun, Putri KW Berjuang Sendiri di 2026?
-
Gregoria Jalani Masa Pemulihan, PBSI Pastikan Pendampingan Medis hingga Psikologis
-
BWF Resmi Beri 'Protected Ranking' untuk Gregoria Mariska Tunjung
-
Jaga Tradisi Juara, Magelang Tutup Rangkaian Program PBSI Kenalkan Bulu Tangkis Usia Dini
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional