Tempat kejadian perkara kecelakaan Metromini [suara.com/Welly Hidayat]
Saksi mata menceritakan kejadian ketika Metromini 69 jurusan Blok M - Ciledug menabrak beberapa sepeda motor di jalan layang Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (22/12/2017). Kejadiannya sekitar jam 10.30 WIB.
Kecelakaan terjadi di area yang menurun (arah Blok M). Awalnya, ada kecelakaan mobil. Supir Metromini tak menyangka ada kecelakaan mobil di depannya. Saking terkejut, dia banting stir ke kanan untuk menghindari benturan.
Metromini masuk ke jalur berlawanan (arah Ciledug). Pada saat bersamaan datang dua sepeda motor yang dibawa driver Gojek dan Grab Bike. Kecelakaan tak dapat dihindari.
"Itu Metromini loncat dari jalurnya mas lewatin trotoar menghindar dari tabrakan di depannya. Jadi dia nabrak dua motor di arah berlawanan," ujar saksi bernama Zamal (53).
Zamal mengatakan setelah dua sepeda motor dihantam Metromini, mereka terseret hingga sekitar 10 meter.
"Itu satu orang tewas di tempat. Satu lagi dibawa ke rumah sakit, kritis mas," ujar Zamal.
Driver Gojek meninggal dunia di tempat kejadian perkara. Jenazahnya kemudian dievakuasi ke RS Fatmawati, Jakarta Selatan. Sedangkan driver Grab Bike dilarikan ke RS Muhammadiyah, Taman Puring, masih di Jakarta Selatan.
Di lokasi kejadian, siang ini masih terlihat bekas-bekas kecelakaan. Pecahan kaca Metromini masih berserakan. Bercak darah juga masih terlihat di sana.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Felipe Massa Trending di F1, Pernah Komentari Rio Haryanto Begini
-
Anies: Kalau Sekarang Ada yang Menemukan Metromini di Jakarta, Saya Traktir Makan Malam
-
Prinsip Metromini Jadi Rahasia Sukses Jusuf Hamka, Tapi Minta Anak Muda Jangan Tiru!
-
Senjakala Metromini dan Cinta yang Tertinggal di Jok Belakang
Terpopuler
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- 7 Lipstik Lokal Murah dan Awet, Transferproof Meski Dipakai Makan dan Minum
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- 5 HP Android dengan Kualitas Kamera Setara iPhone 15
- Apakah Produk Viva Memiliki Sunscreen? Segini Harga dan Cara Pakainya
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Singgung Kasus Tom Lembong hingga Nadiem, Mahfud Ungkap Bahaya Intervensi Politik di Hukum RI
-
Bantah Ada Keberpihakan, Sekjen MPR Sebut Kisruh LCC Kalbar Murni Kendala Sound
-
Ungkap Kejanggalan di Kasus Chromebook Nadiem, Mahfud: Nampak Dipaksakan dan Ada yang Ditarget
-
Sita Rp39 Triliun Uang Koruptor di Rekening Tak Jelas, Prabowo: Mungkin Istri Muda Tidak Tahu
-
Pimpinan MPR Panggil-Tegur Juri LCC Kalbar, Sanksi Sesuai Aturan BKN Menanti?
-
Kisruh LCC Kalbar Berlanjut ke Meja Hijau, Pimpinan MPR Bilang Begini
-
The Beast Muncul di Beijing, Kedatangan Trump Malam Ini Bikin China Tegang
-
'Biar Andrie Kapok!': Pengakuan Kapten Nandala soal Jiwa Korsa di Balik Penyiraman Air Keras
-
Resmi! Ketua MPR Putuskan LCC Kalbar akan Ditanding Ulang
-
Prabowo Siapkan Rp10 T Hasil Denda Satgas PKH Buat Renovasi Puskesmas Terbengkalai Sejak Pak Harto