Bu Syana mengatakan hasil jualan salak untuk kebutuhan sehari-hari dan biaya anak sekolah.
Presiden akhirnya membeli salak yang dijualnya tersebut.
Pinang Selanjutnya Presiden menyapa Bu Feli yang berjualan pinang.
"Waduh kalau pinang saya beli untuk apa," tanya Jokowi.
Ibu Feli menjelaskan manfaat pinang untuk untuk penyakit gula, bau mulut dan membuat gigi kuat "Jadi kalau saya makan itu terus gigi saya kuat? Berani jamin?" kata presiden.
"Dijamin pak," kata Bu Feli. Dia juga menyebutkan harga per tumpuk Rp10 ribu dan saat ikut acara ini membawa 20 tumpuk.
"Waduh habis berapa lama itu. Ini ngambil dari mana pinangnya?" tanya presiden.
Bu Feli mengatakan pinang hasil kebun sendiri dan jika kurang membeli dari pulau lain. Dia juga mengungkapkan bahwa penghasilannya per hari bisa mencapai Rp300.000-Rp500 ribu.
"Kaya dong kalau tiap hari bisa dapat Rp300-500 ribu," tukas Jokowi.
Baca Juga: Begini Penampakan PKL di Tanah Abang Usai Ditata Anies
Bu Feli mengakui hasil jualan tersebut untuk mengkuliahkan dua anaknya di Jakarta dan Bandung. Ibu ini juga mengaku kalau kuliah kedua anaknya dibiayai sendiri dan mendapat bantuan dari pemerintah.
"Berarti dua-duanya bagus. Ibu bagus, pemerintahnya bagus," puji Presiden.
Selanjutnya Presiden menyapa Ibu Selina yang menjual sagu untuk dibuat makanan Papeda.
"Ada berapa sagu yang dibawa," tanya Presiden.
"Delapan potong sama satu tumang," jawab Bu Selina. Jokowi menanyakan harga per potong sagu tersebut.
"Rp20 ribu kalau di pasar, kalau di sini Rp30 ribu," katanya sambil malu-malu. "Di pasar Rp20 ribu, di sini Rp30 ribu. Kalau yang beli Presiden berapa," sanggah Jokowi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata
-
Sinyal Tarif Transjakarta Naik Menguat? Anggaran Subsidi Dipangkas, Gubernur Buka Suara
-
KPK: Wajib Pajak Boleh Lawan Oknum Pemeras, Catat Satu Syarat Penting Ini
-
Kena OTT KPK, Pegawai Pajak Langsung Diberhentikan Sementara Kemenkeu
-
Antisipasi Risiko Perluasan, Tanah Ambles di Panggang Gunungkidul Segera Diuji Geolistrik
-
KPK Ungkap Akal Bulus Korupsi Pajak PT Wanatiara Persada, Negara Dibobol Rp59 M
-
5 Fakta OTT Kepala Pajak Jakut: Suap Rp6 Miliar Lenyapkan Pajak Rp59 Miliar