Suara.com - Terungkap, anggota geng motor Jepang -- Jembatan Mampang -- ternyata melibatkan geng motor RBR -- Rawamaya Beji Rasta -- menjarah pakaian di toko Fernando Store, Sukmajaya, Depok, Minggu (24/12/2017), pagi.
Hal itu terungkap setelah polisi menangkap pimpinan geng RBR bernama Mutias Prasetya alias Bogel (18) dan dua anggotanya: Reynaldi Alfares (18) dan Dimas Cahyo (18).
"Kami menetapkan tiga orang sebagai tersangka terkait pencurian kekerasan di sebuah toko yang dilakukan dini hari oleh kelompok bermotor dari Rawamaya Beji Rasta dan salah satunya yang kita tangkap adalah pimpinan dari kelompok ini atas nama Mutias," kata Kapolres Kota Depok Ajun Komisaris Besar Didik Sugiarto, Kamis (28/12/2017).
Ketiga tersangka teridentifikasi setelah polisi memeriksa kamera pengintai sekitar TKP. Wajah mereka terekam di antara puluhan anggota geng motor pada waktu menjarah.
Di antara mereka ada yang ikut menjarah, ada juga yang bertugas berjaga di sepeda motor.
"Yang tiga orang ini letaknya ada yang langsung turun mengambil seperti yang sudah kita lihat bersama di rekaman CCTV ada juga yang berperan di motor, dia berperan sebagai joki. Ada yang berperan membantu semua punya peran dalam aksi itu," katanya.
Ketiga tersangka dibekuk pada Rabu (27/12/2017), malam.
"Tentunya penyidik masih melakukan pendalaman. para tersangka masih diperiksa mulai tadi malam ini terus dilakukan pengungkapan fakta-fakta sesuai dengan fakta hukum yang kita temukan," kata Didik.
Sebelum itu, polisi membekuk pimpinan Geng Jepang berinisial H (18) dan tiga orang lainnya: A (16), W (15) dan M (12), di Bogor, Jawa Barat. Ketiga kawan H ternyata masih di bawa umur.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan peran ketiga bocah itu. "Ikut mengambil (pakaian), ada juga yang ikut membawa sajamnya jadi semua yang membantu pun juga bisa ikut kena daripada kasus ini," kata Argo di Polda Metro Jaya.
Total tersangka yang sudah ditahan polisi hingga hari ini 12 orang.
Tag
Berita Terkait
-
Cuma Gara-gara Saling Pandang! Geng Motor Bacok Remaja di Flyover Cibodas
-
KPAI: Kematian Siswa SMAN 5 Bandung Momentum Hentikan Tradisi Geng Pelajar
-
Geng Motor Teror Warga Siskamling di Pulogadung: Siram Air Keras, Aspal Sampai Berasap
-
Kocak, The Prediksi dan Bedain Touring ke New Zealand Pakai Kostum Shaun The Sheep
-
Padahal Gabung Geng Motor, Desta Malu dan Minder Pengalaman Touring Kalah Telak dari Chef Juna
Terpopuler
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
Pilihan
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
Harry de Fretes Bagikan Kabar Haji Bolot Meninggal, Keluarga: Hoaks, Itu Orang Kurang Kerjaan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
Terkini
-
Polda Metro Larang Bundaran HI Jadi Lokasi Demo Mahasiswa, Minta Dialihkan ke Patung Kuda dan DPR
-
Program MBG Boros Rp1 T per Bulan, Pengamat: Mereka Memperhitungkan Ini untuk Investasi Pemilu 2029
-
Massa Mahasiswa Diadang Rantis ke Bundaran HI, Sempat Terjadi Aksi Dorong
-
Bantah Kenal Pejabat Bea Cukai, Heri Black Akui Pernah Urus Kontainer Blueray
-
Mahasiswa Belum Muncul, Begini Kondisi Terkini Bundaran HI Jelang Aksi 12 Juni
-
WALHI 'Semprot' Pemprov DKI: Bukannya Perluas Akses Transportasi Umum, Malah Naikkan Tarif
-
Heri Gunawan dan Istri Kompak Mangkir dari Pemeriksaan Kasus CSR BI-OJK, KPK Bakal Panggil Paksa?
-
Potensi Chaos di Depan Mata? Sosiolog UGM Soroti Krisis Kepercayaan pada Negara
-
Bisakah Rumput Laut Menggantikan Plastik? Riset Indonesia Cari Jalan Keluar dari Krisis Sampah
-
Buntut Vonis Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, DPR Respons Desakan Revisi UU Peradilan Militer