Suara.com - Gubernur Jakarta Anies Baswedan menjadi pembina Apel Besar Rotasi Satuan Polisi Pamong Praja Provinsi DKI Jakarta di Lapangan Monas, Jumat (29/12/2017).
Anies mengatakan rotasi personil Satpol PP bertujuan untuk melakukan penyegaraan personil Satpol PP di Provinsi Jakarta.
"Apel besar pagi ini dalam rangka penyegaran personil Satpol PP DKI. Melalui proses rotasi mutasi dan alih tugas, ini adalah proses yang normal dalam organisasi untuk memastikan selalu ada kebaruan, selalu ada penyegaran memberi pengalaman baru sekaligus memberikan tantangan baru dan untuk meningkatkan profesionalitas Aparatur Sipil Negara," ujar Anies dalam sambutan.
Anies juga meminta aparat Satpol PP memperhatikan aturan hukum dan memastikan penegakkan aturan dalam hal menjalankan tugasnya. Serta memberikan pemahaman dan penyadaran kepada masyarakat dalam hal menaati aturan hukum dan ketentuan yang berlaku.
"Beberapa prasyarat yang perlu menjadi perhatian saudara-saudara antara lain perhatikan aturan hukum, pastikan penegakkan aturan dan lakukan pemahaman penyadaran kepada masyarakat untuk mentaati aturan, menaati ketentuan yang berlaku," ucap Anies.
"Saudara-saudara punya tanggungjawab menegakkan aturan yang ada di Provinsi DKI. Saudara punya landasan kuat bekerja. Dalam UU 23 2014 Pasal 255 di sana ditegaskan Sapol PP dibentuk untuk menegakkan Perda dan Perkada, menyelenggarakan ketertiban umum dan ketentraman serta penyelenggaraan perlindungan masyarakat," sambungnya.
Tak hanya itu, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga menyebut Satpol PP memiliki kewenangan untuk melakukan penindakan dan penertiban non yustisia terhadap warga masyarakat dan terhadap aparatur atau badan hukum yang melakukan pelanggaran atas Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah.
Anies juga mengatakan, dalam optimalisasi pelaksanaan tugas Satpol PP diperlukan peningkatan kapasitas, kelembagaaan yang kuat, anggaran, kelengkapan serta sarana dan prasarana personil yang memadai.
"Sehingga dapat optimal dalam membantu kepala daerah untuk menegakkan peraturan, untuk menyelenggarakan ketertiban umum, memastikan ketentraman masyarakat serta menjalankan amanat untuk melindungi masyarakat di daerah," tutur Anies.
Baca Juga: Sandiaga Sindir Sylviana Murni Lupa Salam Satpol PP
Untuk diketahui Satpol PP telah merotasi 3.648 dari 4.950 personil Satpol PP Provinsi DKI Jakarta. Rotasi yang dilakukan terdiri dari 78 personil tingkat Provinsi, Jakarta Pusat 632 personil, Jakarta Utara 546 personil, Jakarta Barat 774 personil, Jakarta Selatan 774 personil, Jakarta Timur 766 personil, serta Kabupaten Kepulauan Seribu 37 personil.
Rotasi ini dilakukan di tengah isu pungutan liar yang dituduhkan ke anggota Satpol PP kepada pedagang kaki lima di Tanah Abang. Pungli itu dilaporkan oleh Ombudsman.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat
-
Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar
-
Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa
-
Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19
-
Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak
-
Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo
-
Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
-
Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan
-
Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan