Suara.com - Malam tahun baru nanti, Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Sandiaga Uno akan berbagi tugas.
Sandiaga Uno akan menghadiri acara perayaan tahun baru di Taman Impian Jaya Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.
"Saya ditugaskan ke Ancol untuk bersama-sama masyarakat juga di Ancol," katanya di Balai Kota, Jakarta Pusat, Jumat (29/12/2017).
Sedangkan Anies Baswedan akan menghadiri acara di Monumen Nasional, Jakarta Pusat. Monas merupakan salah satu titik kumpul warga untuk menghabiskan malam tahun baru.
Sandiaga mengatakan perayaan pergantian tahun ini akan berbeda dari biasanya.
"Sudah diputuskan Pak Anies akan di Monas, bertahun baru di panggung terbuka sama rakyat," katanya.
Sandiaga menugaskan wali kota ikut berpartisipasi meramaikan malam pergantian tahun.
"Wali kota nyebar di wilayah-wilayah. Jaktim (Jakarta Timur) di Taman Mini dan beberapa wilayah lainnya. Jadi kita harapkan prosesi dimulai sore dengan beberapa kegiatan, bazaar kuliner," kata dia.
Akan banyak kegiatan yang diselenggarakan di sejumlah tempat. Sandiaga hanya menyebut di antaranya, bazaar kuliner.
Resmikan pasar
Anies meresmikan Pasar Senen Blok III, Pasar Sinar, Pasar Bidadari, Pasar Cawang Kavling, dan Pasar Karet Belakang, pagi tadi.
"Ini yang menarik dari pasar tradisional, lebih dari sekedar ekonomi tapi interaksi antar warga. Datanglah ke pasar untuk berinteraksi sebagai manusia bukan sebagai robot yang hanya jual beli. Ini ada interaksi," ujar Anies.
Ia meminta pedagang berpartisipasi menjaga kebersihan lingkungan pasar tradisional agar masyarakat berminat belanja di sana.
"Indonesia hebat untuk perbaharuan, tapi sulit untuk mempertahankan. Problemnya bukan kotor, kita nggak boleh kotor itu dianggap normal jadi ketika melihat kotor kita melihat itu biasa. Tapi saya ingin kita buat pasar menjadi nyaman, tidak bau dan segar. Agar orang orang mau untuk datang kepasar. Jadi jaga kebersihannya. Kebersihan itu harus. Tantangannya ada merawat yang baru itu seperti baru terus," kata dia.
Anies mengatakan pasar tradisional, seperti Pasar Senen, bisa menarik para wisatawan.
Tag
Berita Terkait
-
Puncak Arus Balik Mudik Nataru 2025 di Pelabuhan Feri Bastiong
-
Wajah Baru Planetarium Jakarta, Destinasi Edukasi Favorit di Libur Nataru
-
Libur Nataru, Kunjungan ke Ancol Melonjak 30 Persen
-
Libur Natal dan Tahun Baru, Ragunan Buka Lebih Awal dan Siap Layani Lonjakan Pengunjung
-
Dari Elmo hingga Cahaya Drone, Mal di Depok Suguhkan Perayaan Natal dan Tahun Baru Tak Terlupakan
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Pakar UGM Usul 3 Reformasi MBG: Fokus ke Siswa Miskin hingga Benahi Menu
-
Usai Dadan Terasangka, Prabowo Ultimatum Mitra Makan Bergizi Gratis: Yang Brengsek Segera Tobat!
-
Rudal Iran Hantam Bandara Kuwait, Teheran Klaim Eror Sistem Patriot AS
-
Kejati Jakarta Tetapkan Ko Xiong Tersangka Korupsi Kredit Rp600 Miliar di KoinWorks
-
Bom Waktu di Bawah Aspal Jakarta: Mengapa Jalan Amblas Bisa Terjadi Lagi?
-
Limbah Filter Rokok Picu Polusi Mikroplastik Global, Lebih Berbahaya?
-
Kasus Pengurusan Izin Tinggal WNA, KPK Ungkap Alur Perintah dan Aliran Uang ke Silmy Karim
-
Sony Sanjaya Ucapkan Selamat ke Kepala BGN Baru, Singgung Hadiah Indah Usai Jadi Tersangka Korupsi
-
Fantastis! KPK Ungkap Nilai Pemerasan Wamen Silmy Karim Tembus Ratusan Miliar
-
Dadan Cs Tersangka, Komisi IX DPR Tak Pernah Dapat Laporan Soal Pengadaan Barang di BGN