Suara.com - Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Halim Pagarra menyarankan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memindahkan pedagang kaki lima yang ada di Jalan Jati Baru Raya, ke Pasar Blok G Tanah Abang.
Relokasi PKL tersebut lantaran masih kosongnya lapak di Blok G.
"Salah satu saran kami ya salah satu saran di Blok G masih kosong oleh karena itu kami sarankan kesana. Tapi diberikan secara gratis tentunya," ujar Halim di Polda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (30/12/2017).
Penggunaan jalan Jati Baru raya untuk PKL, merupakan konsep penataan tahap pertama yang telah resmi diberlakukan Pemprov DKI sejak 23 Desember 2017 lalu.
Tak hanya itu, Halim menuturkan meski ada keluhan sepinya Pasar Blok G dari pedagang, hal tersebut menjadi tugas Pemprov DKI untuk melakukan inovasi menarik minta masyarakat untuk berbelanja ke Pasar Blok G.
"Bagaimana inovasi dari pemerintah supaya mereka tertarik ke sana, itu saran," kata dia.
Terkait saran tersebut, Halim mengatakan pihaknya akan mengirimkan surat tertulis perihal pengkajian ulang penutupan Jalan Jati Baru kepada Pemprov DKI melalui Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Pasalnya penutupan jalan tersebut untuk PKL telah melanggar dan tidak sesuai dengan fungsingnya.
"Untuk secara tertulisnya nanti kami buat maupun akibat penggunaan badan jalan maupun fungsi trotoar yang tidak sesuai itu kami buat secara tertulisnya. Nanti kita buat secara tertulis, secara lisan sudah kami sudah sampaikan tapi melalui perwakilan dinas perhubungan," tandasnya.
Baca Juga: Seminggu Penataan Tanah Abang, Kemacetan Diklaim Berkurang
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Mirip 98 Persen! Meterai Palsu Banjiri Marketplace, Cara Mudah Bedakannya Pakai Air Liur
-
Peringati HUT RI ke-81, Semen Gresik Dorong Insan Perusahaan Hadirkan Karya Terbaik bagi Negeri
-
Kenapa Kulit Melasma dan Flek Hitam Disarankan Pakai Tinted Sunscreen? Begini Kata Dokter
-
6 Shio Paling Beruntung Akhir Agustus 2026: Rezeki Nomplok hingga Asmara Membara
-
Tanggapan Istana soal Sorotan Netizen Terkait Gambar Prabowo di Atraksi Terjun Payung HUT RI
-
Proyek Danantara Development Management Fund Dipastikan Tak Pakai APBN
-
Pemadaman Karhutla di Habitat Harimau Pelalawan Terkendala Ketebalan Gambut
-
Bursa Kripto CFX Perkuat Komitmen Keberlanjutan Melalui Aksi Pelestarian Laut di Bali
-
Gatot Nurmantyo Wanti-wanti Prabowo! Ancaman Perang Kognitif Bisa Lumpuhkan Pemerintahan
-
Indonesia Peringkat 118 Dunia Saatnya John Herdman Buktikan Garuda Layak Juara FIFA ASEAN Cup