News / Nasional
Senin, 01 Januari 2018 | 09:36 WIB
Presiden Joko Widodo mengundang 70 warga Daerah Istimewa Yogyakarta makam malam bersamanya di Gedung Agung Istana Kepresidenan, Minggu (31/12/2017), beberapa jam sebelum pergantian tahun. [Biro Setpres RI]

Suara.com - Presiden Joko Widodo mengundang 70 warga Daerah Istimewa Yogyakarta makam malam bersamanya di Gedung Agung Istana Kepresidenan, Minggu (31/12/2017), beberapa jam sebelum pergantian tahun.

Awalnya, Jokowi hanya ingin menyapa warga yang tampak berkumpul di depan pagar Gedung Agung. Namun setelah mendekat, dia meminta agar gerbang utama dibuka sehingga warga bisa masuk ke area Gedung Agung dan berswafoto bersama.

Mantan Gubernur DKI Jakarta ini juga memerintahkan Ajudan Kolonel Peberbang Mohammad Nurdin untuk mengundang warga menikmati santap malam bersama di Istana Kepresidenan Yogyakarta.

“Undang 70 orang untuk makan malam di sini (Istana Kepresidenan Yogyakarta),” kata Jokowi yang malam itu memakai kaus berwarna hitam.

Sejumlah makanan dan minuman khas Nusantara dihindangkan untuk warga yang hadir. Di antaranya roti bakar ala alun-alun utara, bakwan malang, sate kambing, sate ayam, bakmi jawa, oseng mercon, tengkleng, bajigur, hingga wedang ronde.

Selain santap malam, para undangan tak lupa untuk mengabadikan momen tersebut dengan berfoto bersama Presiden. Bahkan mereka rela antre agar bisa berfoto bersama Jokowi.

Pukul 22.10 WIB, Jokowi menyapa masyarakat yang berada di depan Gedung Agung dan juga berjalan kaki hingga Titik Nol Kilometer Yogyakarta yang jaraknya hanya 200 meter dari Istana Kepresidenan Yogyakarta. Tak lama setelah itu, Presiden kembali ke Gedung Agung.

Baca Juga: Aina Gamzatova, Muslimah Penantang Putin di Pilpres Rusia

Load More