Suara.com - Aina Gamzatova, perempuan berusia 46 tahun resmi mendeklarasikan diri bakal menjadi penantang petahana Vladimir Putin dalam pemilihan Presiden Rusia pada Maret 2018.
Perempuan asal Dagestan itu, seperti dilansir Al Jazeera, Minggu (31/12/2017), mendeklarasikan pencalonan dirinya dalam pertemuan massa di Makhachkala.
Aina adalah bos korporasi media massa terbesar Islam.ru, yang menyasar warga muslim di Rusia dan sekitarnya. Perusahaannya membawahi stasiun televisi, radio, surat kabar cetak, dan buku-buku mengenai Islam.
Aina juga selama ini dikenal sebagai sosok filantropik yang menjalankan sejumlah yayasan amal.
Sang suami, Akhmad Abdulaev, merupakan mufti atau imam besar Dagestan, provinsi di Rusia yang menjadi pusat konflik sektarian, dan klan.
Dia termasuk anggota tarekat sufi yang memiliki puluhan ribu pengikut dan pemimpinnya, Said-Afandi Chirkavi, dibunuh oleh seorang perempuan pembom bunuh diri di Kaukasus pada tahun 2012.
Pemimpin Muslim Said Muhammad Abubakarov, suami pertama Aina, diledakkan di mobilnya pada tahun 1998. Pembunuhnya tidak pernah ditemukan, namun dia secara terbuka mengecam kelompok "Wahabi".
Deklarasi Aina itu menjadi topik politik yang hangat di antara komunitas muslim Rusia. Satu sisi, warga Muslim yang menilai Aina tak bisa lepas dari bayang-bayang sang suami.
Baca Juga: Malam Tahun Baru, Rossa Sukses Galang Dana Pengungsi Gunung Agung
Karenanya, Aiana hanya dianggap 'perpanjangan tangan' Abdulaev dalam bidang politik.
"Bagaimana dengan ajaran moral bahwa seorang wanita bahkan tidak bisa meninggalkan rumahnya tanpa suaminya?" tukas Patimat Ibragimova, seorang ibu Muslim di Makhachkala, Dagestan.
Namun, warga muslim Rusia lain juga bangga karena Aina berani menantang Putin.
"Dia memunyai cukup keberanian menggunakan haknya sebagai warga Rusia untuk menjadi calon presiden," tutur Aisha Anastasiya Korchagina, muslimah yang bekerja psikolog di Moskow.
Aina, dalam deklarasinya berjanji bakal memodernisasi stereotipe muslimah Rusia. Ia juga berjanji akan menuntaskan masalah kemiskinan, kelebihan popuulasi, dan merawat prinsip multietnis di Dagestan maupun daerah lain di Rusia.
"Bahkan jika dia kalah, orang akan tahu bahwa seorang gadis berjilbab, bukan hanya seorang ibu atau wanita, tapi juga berpendidikan, bijaksana dan dihormati," tutur mantan juara tinju Olimpiade sekaligus wakil menteri olahraga Dagestan, Gaidarbek Gaidarbekov.
Aina dinilai banyak pihak tak bakal menang melawan calon petahana Putin, meski 20 juta Muslim Rusia memberikan suara kepadanya saat pemilu.
Namun, blogger terkenal dari Dagestan bernama Zakir Magomedov mengatakan, Aina bakal membuat Putin pusing tujuh keliling saat pemilu.
"Tentu saja dia tak bisa menjadi presiden. Jangan memikirkan hal ini (pencalonan Aina) secara serius. Tapi ya setidak-tidaknya, Putin tak lagi bisa menang dengan 146 persen suara," tutur Zakir setengah bercanda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya
-
Tak Cukup Alim, Cak Imin Minta Santri Melek Literasi Keuangan Agar Tak Terjebak Judol dan Pinjol