News / Internasional
Senin, 01 Januari 2018 | 12:25 WIB
Presiden AS Donald Trump (kiri) dan Pemimpin Korut Kim Jong Un (kanan). [AFP/kolase Suara.com]

Suara.com - Ketua Dewan Rakyat Nasional Republik Demokrasi Rakyat Korea (Utara, Kim Jong Un, memberikan pesan Tahun Baru 2018 kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan sekutu-sekutunya.

Kim Jong Un, seperti dilansir Channel News Asia, Senin (1/1/2018), menegaskan militer dan rakyat Korut siap kapan pun AS melancarkan perang agresi.

"Tombol bom nuklir selalu tersedia di meja kerjaku," tegas Kim Jong Un.

Namun, dia juga mengatakan selalu membuka pintu dialog dengan Korea Selatan guna melakukan reunifikasi dua Korea. Syaratnya, dialog itu tanpa campur tangan AS yang selalu merecoki perdamaian dunia.

"Prinsipnya, kami akan menurunkan tensi ketegangan militer di semenanjung Korea, demi pedamaian rakyat seluruh Korea, baik di utara maupun selatan. Kami berharap, Korsel juga berprinsip sama," tuturnya.

Kim menegaskan, prinsip perdamaian dan reunifikasi dua Korea itu tidak main-main. Sebagai awalannya, ia akan mengirimkan kontingen atlet untuk berlaga dalam Olimpiade musim dingin 2018 yang bakal dihelat di Korsel.

"Kami akan berpartisipasi dalam Olimpiade musim dingin 2018 di Korsel. Ini untuk menunjukkan semangat persatuan dua Korea. Komite olimpiade dua Korea akan berdiskusi mengenai hal baik ini," terangnya.

Menurutnya, daripada terus menuruti kemauan AS untuk menaikkan tensi ketegangan di semenanjung Korea, Presiden Korsel Moon Jae In seharusnya menanggapi baik tawarannya tersebut.

Baca Juga: Rizieq Peluk Abdul Somad di Mekah, Pertemuan Berlangsung Hangat

Sebelumnya, Presiden Korsel Moon Jae In juga sudah memberikan jaminan keamanan bagi kontingen Korut yang akan berlaga dalam olimpiade tersebut.

Sebagai buktinya, Presiden Moon Jae In memastikan bakal menghentikan latihan militer gabungan bersama AS selama berlangsungnya olimpiade.

Load More