Wagub DKI Sandiaga Uno dan Gubernur Anies Baswedan saat menghadiri acara nikah massal di kawasan Jalan Thamrin, Jakarta, Minggu (31/12/2017) malam. [Suara.com/Dwi Bowo Raharjo]
Uji coba program One Karcis One Trip akan dilakukan pada pertengahan Januari 2018. Program unggulan Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan dan Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno di bidang transportasi ini akan dimulai di empat wilayah.
"15 Januari rencananya akan dilakukan uji coba integrasi dengan bus kecil," ujar Humas PT. Transportasi Jakarta Wibowo, kepada Suara.com, Senin (1/1/2018).
Wibowo menerangkan uji coba akan dilakukan di Jelambar (Jakarta Barat), Duren Sawit (Jakarta Timur), Warakas (Jakarta Utara), dan Lebak Bulus (Jakarta Selatan).
"Iya di empat lokasi itu," kata dia.
Soft launching program Ok Otrip dilakukan pada Kamis (14/12/2017) lalu. Sistem angkutan jalan ini terintegrasi mulai rute, layanan, manajemen, hingga pembayaran.
Dengan OK Otrip, pelanggan cukup membayar maksimal Rp5.000 untuk satu tujuan perjalanan, sekalipun dengan bergonta-ganti moda dari angkutan kota, bus sedang, dan Transjakarta. Tarif Rp5.000 berlaku dalan durasi tiga jam.
"Alhamdulillah, salah satu rencana kerja kita mulai ditunaikan implementasinya. Kita bersyukur dua bulan (belerja) progam Ok Otrip yang dirancang tim bersama seluruh jajaran bisa diluncurkan pagi ini," ujar Anies di pendopo Balai Kota Jakarta, Kamis (14/12/2017).
Untuk menggunakan program ini, sistem pembayaran dilakukan secara non-tunai dengan menggunakan kartu khusus Ok Otrip untuk sebuah perjalanan dengan menggunakan sejumlah moda transportasi massal angkutan jalan dalam durasi maksimal tiga jam perjalanan.
Nantinya, manajemen transportasi angkutan jalan di Jakarta akan menjadi satu kesatuan dalam PT. Transportasi Jakarta, mulai dari angkutan umum, angkutan bus sedang, dan Transjakarta.
Anies mengatakan tujuan utama program ini adalah ingin melayani warga dengan mudah dan murah, penyedia angkutan jalan tetap sejahtera dan meningkat kesejahteranya.
"Sehingga program Ok Otrip bukan hanya dimanfaatkan warga, tapi penyelenggaraan angkutna umum hisa merasakan manfaatnya. Ini harus menguntungkan," kata Anies.
Uji coba program OK Otrip akan dilaksanakan selama tiga bulan, terhitung mulai 15 Januari 2018 hingga April 2018. Sistem One Man One Ticket ini diimplementasikan di seluru halte Transjakarta mulai 22 Desember 2017.
Selama tahap uji coba pelanggan hanya dikenakan tarif Rp3.500.
Kepala Dinas Perhubungan Jakarta Andri Yansyah menargetkan seluruh rute atau 287 trayek sudah terintegrasi dengan program Ok Otrip pada tahun 2020.
"15 Januari rencananya akan dilakukan uji coba integrasi dengan bus kecil," ujar Humas PT. Transportasi Jakarta Wibowo, kepada Suara.com, Senin (1/1/2018).
Wibowo menerangkan uji coba akan dilakukan di Jelambar (Jakarta Barat), Duren Sawit (Jakarta Timur), Warakas (Jakarta Utara), dan Lebak Bulus (Jakarta Selatan).
"Iya di empat lokasi itu," kata dia.
Soft launching program Ok Otrip dilakukan pada Kamis (14/12/2017) lalu. Sistem angkutan jalan ini terintegrasi mulai rute, layanan, manajemen, hingga pembayaran.
Dengan OK Otrip, pelanggan cukup membayar maksimal Rp5.000 untuk satu tujuan perjalanan, sekalipun dengan bergonta-ganti moda dari angkutan kota, bus sedang, dan Transjakarta. Tarif Rp5.000 berlaku dalan durasi tiga jam.
"Alhamdulillah, salah satu rencana kerja kita mulai ditunaikan implementasinya. Kita bersyukur dua bulan (belerja) progam Ok Otrip yang dirancang tim bersama seluruh jajaran bisa diluncurkan pagi ini," ujar Anies di pendopo Balai Kota Jakarta, Kamis (14/12/2017).
Untuk menggunakan program ini, sistem pembayaran dilakukan secara non-tunai dengan menggunakan kartu khusus Ok Otrip untuk sebuah perjalanan dengan menggunakan sejumlah moda transportasi massal angkutan jalan dalam durasi maksimal tiga jam perjalanan.
Nantinya, manajemen transportasi angkutan jalan di Jakarta akan menjadi satu kesatuan dalam PT. Transportasi Jakarta, mulai dari angkutan umum, angkutan bus sedang, dan Transjakarta.
Anies mengatakan tujuan utama program ini adalah ingin melayani warga dengan mudah dan murah, penyedia angkutan jalan tetap sejahtera dan meningkat kesejahteranya.
"Sehingga program Ok Otrip bukan hanya dimanfaatkan warga, tapi penyelenggaraan angkutna umum hisa merasakan manfaatnya. Ini harus menguntungkan," kata Anies.
Uji coba program OK Otrip akan dilaksanakan selama tiga bulan, terhitung mulai 15 Januari 2018 hingga April 2018. Sistem One Man One Ticket ini diimplementasikan di seluru halte Transjakarta mulai 22 Desember 2017.
Selama tahap uji coba pelanggan hanya dikenakan tarif Rp3.500.
Kepala Dinas Perhubungan Jakarta Andri Yansyah menargetkan seluruh rute atau 287 trayek sudah terintegrasi dengan program Ok Otrip pada tahun 2020.
Komentar
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Wow! Biaya Lahiran Normal di Negara Ini Lebih Mahal dari Rumah
-
JK Diserang Isu Miring, Aliansi Ormas Islam: Mungkin Mau Dirusak
-
Heboh Dugaan Jaringan Pedofilia WNA Jepang di Blok M, Polda Metro Turun Tangan
-
PKS Usul Pemprov DKI Jakarta Blokir NIK Suami yang Tak Nafkahi Anak-Istri usai Cerai
-
Maling Motor Bersenjata Api Tembaki Pemilik CRF di Kebon Jeruk, Korban Terluka
-
Nadiem Makarim Ungkap Peran Jokowi dalam Pembentukan Tim Shadow
-
Kemendagri Klarifikasi Informasi Penggunaan KTP-el dan Fotokopi Identitas
-
DPR Kritik SE Mendikdasmen: Hanya Solusi Jangka Pendek, Tapi Status Guru Honorer Masih Tak Jelas
-
Pemodal Masih Diburu! Bareskrim Pastikan 275 WNA Kasus Judol Hayam Wuruk Disidang di Indonesia
-
Penampakan Gudang PT Indobike Isi Ribuan Motor Honda-Yamaha Hasil Kejahatan Fidusia di Jaksel