Suara.com - Server media sosial yang dijadikan pengganti Facebook oleh anggota dan simpatisan alumni 212 jebol. Server jebol gara-gara tak kuat menampung banjir akun baru.
"Kami coba pindah (dari Facebook) ke media baru anak bangsa, tetapi ternyata servernya nggak kuat nampung. Kepenuhan," kata tokoh Front Pembela Islam Novel Bamukmin kepada Suara.com, Senin (1/1/2018).
Ketika diwawancara Suara.com, Novel menyebutkan nama media sosial baru untuk mewadahi alumni 212. Suara.com kemudian mengunjungi aplikasi itu. Sempat tidak bisa masuk ke sana, tetapi setelah beberapakali mencoba, halaman depan dapat dibuka. Halaman depan berisi formulir pendaftaran akun. First name. Last name. Email, dan lain-lain. Background halaman depan ribuan berjamaah sedang salat di kawasan Monumen Nasional.
Server bermasalah tak lama setelah Novel mengimbau boikot Facebook karena aplikasi ini dianggap tak ramah dengan aktivitas alumni 212. Novel bilang banyak akun alumni yang diblokir, termasuk kepunyaan Novel. Novel juga menyebut beberapa kata kunci yang kalau dijadikan status Facebook, katanya, akan hilang.
Umat secara bergelombang menutup akun media sosial yang didirikan oleh Mark Zuckerberg. Mereka hijrah ke medsos baru.
Server jebol, kata Novel, menjadi tantangan buat anak bangsa. Tantangan untuk menciptakan aplikasi yang lebih kuat. Membuat sistem lebih baik lagi untuk menampung anggota dan simpatisan aksi 2 Desember 2016 -- aksi untuk menuntut pengadilan terhadap Basuki Tjahaja Purnama dalam kasus penodaan agama.
Sejauh ini, baru Facebook yang dianggap bermasalah. Kalau aplikasi lain, seperti Whatsapp mereka nilai masih ramah. Setidaknya, aplikasi ini tidak memblokir akun alumni. "Kalau WA masih pakai, nggak masalah. Tapi, kami siap-siap juga (kalau nanti misalnya diblokir). Cuma FB saja kita nggak pakai."
Setelah aksi boikot, apakah alumni dihubungi Facebook?
"Belum ada kontak sampai saat ini," kata Novel.
Tetapi ada imbauan-imbauan agar menghentikan aksi boikot. Novel tidak dapat memastikan darimana imbauan itu.
"Ngaku dari ini itu (beri imbauan) banyak. Tapi kami tetap pada prinsip, cepat atau lambat kami akan tinggalkan FB," kata Novel.
Beberapa waktu yang lalu, Novel sudah ketemu dengan seseorang yang disebut Novel sebagai pentolan IT. Orang ini sedang merancang media sosial yang baru lagi. Novel percaya pentolan ini mampu menciptakan jejaring pertemanan pengganti Facebook yang mampu mengakomodir kebutuhan umat untuk saling berbagi informasi.
"Kami lagi tunggu. (Pakar yang sedang merancang medsos), lagi lobi kyai, ulama, umat. Dia sudah sampai setingkat itu," kata Novel.
Novel bilang medsos baru itu akan diluncurkan awal tahun ini. Tetapi, Novel belum dapat memastikan tanggal dan bulan.
"Akan launching awal 2018."
Tag
Berita Terkait
-
11 Pihak yang Tolak Timnas Israel ke Indonesia, dari Gubernur sampai Alumni 212
-
Alumni 212 dan FPI Demo Tolak Kenaikan Harga BBM, Massa: Dengarkan Jeritan Rakyatmu!
-
Demo Tolak Kenaikan BBM Masih Berlanjut, Giliran PA 212 dan FPI Bakal Geruduk Istana Negara Besok
-
Izin Holywings Dicabut, PA 212: Proses Hukum Harus Terus Berjalan Sampai ke Akarnya!
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
Terkini
-
Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur, Menlu Sugiono Mengutuk Keras Serangan Terhadap Pasukan UNIFIL
-
Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat
-
SBY Hadiri Upacara Pelepasan 3 Jenazah Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Haru Saat Hampiri Keluarga
-
Prabowo Beri Ucapan Belasungkawa ke Keluarga dan Penghormatan ke 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
-
Puluhan Siswa di Duren Sawit Diduga Keracunan Makanan, BGN Minta Maaf dan Tanggung Biaya Pengobatan
-
Gugur Akibat Serangan Artileri di Lebanon, Jenazah 3 Prajurit TNI Tiba di Bandara Soetta Sore Ini
-
Jangan Tergiur Jalur Cepat! Ini Risiko Fatal Berhaji Pakai Visa Ziarah
-
Buntut 72 Siswa Diduga Keracunan, BGN Stop Operasional SPPG Pondok Kelapa Tanpa Batas Waktu
-
Tragedi Jembatan B1 Iran: Jumlah Korban Jiwa Serangan AS-Israel Kini Capai 13 Jiwa