Suara.com - Kepolisian Resor Metro Jakarta Barat mengungkap penyelundupan ganja sebesar 1,3 ton berasal dari Aceh. Ganja itu diselundupkan ke Jakarta.
Kepala Kepolisian Daerah Metropolitan Jakarta Raya Inspektur Jenderal Idham Aziz mengatakan pengungkapan kasus tersebut hasil dari pengembangan pada Maret 2017 lalu.
"Satuan Narkoba Jakarta Barat dari pengembangan pada Maret 2017 di stasiun Gambir, Jakarta Pusat," kata Idham di Polres Metro Jakarta Barat, Slipi, Kamis (4/1/2017).
Pengungkapan Ganja ini dilakukan menggunakan analisis data IT. Hasil dari penelusuran bahwa adanya pengiriman Ganja oleh seseorang bernama Franky Alexandro Siburian (31).
Kemudian, polisi mulai melakukan penyelidikan dan mendapatkan Franky berada di Pelabuhan Bakaheuni, Lampung pada 31 Desember 2017 sekitar pukul 22.00 WIB. Sehingga petugas mengamankan dan memberhentikan kendaraan yang dikendarai Franky.
"Itu dari truk box yang dikemudikan Franky dan kawan - kawan di depan pintu masuk pelabuan Bakauheni, Lampung. Dalam penggeledahan itu ditemukan paket ganja sebanyak 1.300 paket, yang masing-masing berbobot 1 kilogram atau total 1,3 ton," ujar Idham
Idham menambahkan untuk mengelabui polisi, para pelaku menyimpan ganja dengan tumpukan karung yang berisi arang.
Berita Terkait
-
Kapolda Metro Perintahkan Bandar Narkoba WNA Ditindak Tegas
-
Buru Bandar 1,3 Ton Ganja, Polisi Berkejaran sampai Hutan Aceh
-
Istrinya Ditangkap saat Pesta Sabu, Wawali Gorontalo: Dia Khilaf
-
Tabrak Polisi saat Terobos Jalur Busway, Rihadus Simpan Ganja
-
Polres Jakbar Gagalkan Peredaran 1,3 Ton Ganja Asal Aceh
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Nestl Indonesia Tegaskan Dampak Nyata Program Pendampingan Gizi, Dukung Upaya Pencegahan Stunting
-
Hadapi Ketidakpastian Dunia Akibat Perang, Anies Baswedan Beri Dua Nasihat ke Pemerintah
-
NATO Retak: Trump Ngambek Spanyol Ogah Bantu Perang Lawan Iran
-
Ray Rangkuti Khawatir Kemunculan Sjafrie Sjamsoeddin di Bursa Pilpres Mirip SBY 2004
-
AHY Ungkap Pesan Khusus SBY ke Prabowo saat Pertemuan 3,5 Jam di Istana
-
Operation Epic Fury, AS Kerahkan 50 Ribu Tentara dan 200 Jet Tempur Gempur Iran dari 2 Kapal Induk
-
Kapal Selam AS Tenggelamkan Kapal Perang Iran di Samudera Hindia
-
Militer AS Klaim Tewaskan Pejabat Iran yang Diduga Terlibat dalam Rencana Pembunuhan Donald Trump
-
Bantuan untuk eks Pengguna Narkoba dan ODHIV Cair, Kemensos Ubah Skema Jadi Uang Tunai Segini!
-
Setelah Bangkai Anjing, Kini Giliran Alat Berat! Misteri Teror Beruntun Tim Relawan di Aceh Tamiang