Suara.com - Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya vokalis Koes Plus, Yon Koeswoyo.
Lelaki berusia 78 tahun itu menghembuskan nafas terakhirnya di rumahnya Jalan Salak Raya 7, Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (5/1/2018) pagi. Yon meninggal akibat sakit komplikasi yang dideritanya sejak dua tahun terakhir.
"Saya turut berduka cita, pada keluarganya (diberikan ketabahan), dan semoga karya beliau jadi inspirasi bagi musisi-musisi maupun pelaku ekonomi kreatif," ujar Sandiaga seusai menghadiri acara di RSUD Budhi Asih, Jalan Dewisartika, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (5/1/2018).
Sandiaga pada Rabu (3/1) kemarin membawakan beberapa lagu terbaik Koes Plus bersama dengan Kepala Kepegawaian Daerah Jakarta Agus Suradika.
"Menurut kami Koes Plus itu bagian dari legenda, dari industri kreatif kita, legenda musik. Saya menikmati sekali musik-musik Koes Plus," kata Sandiaga.
"Waktu dulu kan Koes Plus fenomenal sekali, legenda yang mudah-mudahan bisa motivasi musisi-musisi lain. Sehingga kita bisa bekarya lebih baik," Politikus Partai Gerindra menambahkan.
Terkait proses pemakaman, menurut putra pertamanya, Gerry Koeswoyo, ayahnya itu akan dikebumikan Sabtu (6/1/2018) pagi di Tempat Pemakaman Umum Tanah Kusir. Ini dikarenakan masih menunggu David Koeswoyo putra keduanya yang sedang berada di Raja Ampat, Papua.
"Besok dimakamin, karena David masih di Raja Ampat. Saya sebagai yang tertua saya pingin nunggu David pulang,” kata Gerry di rumah duka.
Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya vokalis Koes Plus, Yon Koeswoyo.
Baca Juga: Sandiaga Beri Jaket Bomber Pemberian Habibie ke KPK
Lelaki berusia 78 tahun itu menghembuskan nafas terakhirnya di rumahnya Jalan Salak Raya 7, Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat (5/1/2018) pagi. Yon meninggal akibat sakit komplikasi yang dideritanya sejak dua tahun terakhir.
"Saya turut berduka cita, pada keluarganya (diberikan ketabahan), dan semoga karya beliau jadi inspirasi bagi musisi-musisi maupun pelaku ekonomi kreatif," ujar Sandiaga seusai menghadiri acara di RSUD Budhi Asih, Jalan Dewisartika, Cawang, Jakarta Timur, Jumat (5/1/2018).
Sandiaga pada Rabu (3/1) kemarin membawakan beberapa lagu terbaik Koes Plus bersama dengan Kepala Kepegawaian Daerah Jakarta Agus Suradika.
"Menurut kami Koes Plus itu bagian dari legenda, dari industri kreatif kita, legenda musik. Saya menikmati sekali musik-musik Koes Plus," kata Sandiaga.
"Waktu dulu kan Koes Plus fenomenal sekali, legenda yang mudah-mudahan bisa motivasi musisi-musisi lain. Sehingga kita bisa bekarya lebih baik," Politikus Partai Gerindra menambahkan.
Terkait proses pemakaman, menurut putra pertamanya, Gerry Koeswoyo, ayahnya itu akan dikebumikan Sabtu (6/1/2018) pagi di Tempat Pemakaman Umum Tanah Kusir. Ini dikarenakan masih menunggu David Koeswoyo putra keduanya yang sedang berada di Raja Ampat, Papua.
Berita Terkait
-
Pemprov DKI Terbaik dalam Pencegahan Korupsi, Wagub DKI Jakarta Terima Penghargaan dari KPK
-
Ekonomi Lagi Seret? Ini Cara Menuju Financial Freedom yang Bisa Kamu Coba!
-
Sandiaga Uno Kini Ingin Fokus Bisnis: Peluang Saya Ada di Dunia Usaha!
-
Sandiaga Uno Ajak Masyarakat Atasi Food Waste dengan Cara Sehat dan Bermakna
-
Emiten Milik Sandiaga Uno SRTG Tekor Rp 2,43 Triliun di Kuartal III-2025
Terpopuler
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- HP Bagus Minimal RAM Berapa? Ini 4 Rekomendasi di Kelas Entry Level
- Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
Pilihan
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
Terkini
-
Nasib Buruh Perempuan hingga Korban MBG Jadi Sorotan Tajam API
-
API Soroti Femisida dan Bias Hukum Jelang Hari Perempuan Internasional
-
Status Bendung Katulampa Naik ke Siaga 3, Air Kiriman Diprediksi Terjang Jakarta Malam Ini
-
Guru SD di Jember Telanjangi 22 Siswa, Anggota DPR: Bisa Diproses Tanpa Laporan
-
Bima Arya Desak Bupati-Wakil Bupati Jember Selesaikan Konflik Elegan
-
Jelang Ramadan, Satpol PP Matraman Sita 51 Botol Miras dalam Operasi Pekat
-
Musim Hujan Picu Jalan Berlubang, Bina Marga Pasang Imbauan Keselamatan
-
Kolaborasi Penerima Bansos dan Kopdes Merah Putih, Kemensos Bantu Kadang dan Ayam Petelur
-
Golkar Target Menang Pemilu 2029, Kaderisasi Jadi Kunci Transformasi
-
Peringatan Dini Cuaca BMKG: Hujan Lebat dan Angin Kencang Intai Jabodetabek Sore Ini