Suara.com - Forum Umat Islam Bersatu resmi melaporkan komika Joshua Suherman terkait kasus dugaan penodaan agama di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Selasa (9/1/2018).
Laporan tersebut dengan laporan polisi nomor LP/30/I/2018 Bareskrim tertanggal 9 Januari 2018. Joshua diduga melakukan tindak pidana penistaan agama melalui Youtube, sebagaimana dimaksud dalam UU ITE Pasal 27 ayat 3 dan Pasal 28 ayat 2 UU 19 Tahun 2016 Atas Perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 Tentang ITE atau Pasal 156a KUHP.
Ketua Umum FUIB Rahmat Hilman mengatakan alasan melaporkan Joshua, karena tidak ada itikad baik untuk meminta maaf atau menghubungi dirinya terkait materi lawakannya yang dianggap melakukan penodaan agama.
"Kemarin Minggu itu, saya membrodcast tentang pelaporan saya. Dengan alasan pada hari Senin akan ada ruang untuk komunikasi ruang bersama Joshua, akan tetapi sampai saat ini Joshua tidak menggunakkan apa yang kita berikan tadi, tidak menghubungi pihak kami untuk minta maaf atau pun untuk ketemu. Makanya kami bertekad melaporkan Joshua," ujar Rahmat.
Tak hanya itu, Rahmat mengaku telah mencoba menghubungi Joshua namun tak mendapatkan hasil.
"Kita sudah ada upaya komunikasi dengan beliau (Joshua) tapi sulit untuk dihubungi, jadi kita sulit untuk mendapatkan akses ke Joshua, sehingga melalui kawan media kita sebarkan untuk lakukan konpres hari ini. Laporan tujuannya agar informasi ini bisa sampain ke Joshua langsung, tapi beliau nggak memanfaatkan waktu yang kita berikan, klarifikasi terkait apa yang dia lakukan selama ini," kata dia.
Rahmat pun meminta para komika untuk berhati-hati menggunakan materi lawakan menggunakan agama ataupun membawa ayat-ayat di Al Quran seperti yang dilakukan Joshua. Maka dari itu, ia melaporkan Joshua yang menyinggung umat Islam agar tidak ada lagi komika yang melakukan hal serupa.
"Apalagi, menyebabkan agama itu dibawa untuk dimainkan seperti ayat-ayat Al Quran. Seperti Joshua yang mengatakan agama Islam itu adalah mayoritas-mayoritas yang beliau singgung di stand up comedy," kata dia.
Lebih lanjut, Rahmat berencana menyurati pihak Stand Up Comedy untuk selektif dalam menyajikan acara dan tidak membawa-bawa agama. Ia berharap tidak komika yang melakukan tindakan seperti Joshua.
Baca Juga: Ge Pamungkas dan Joshua Diam-diam Temui GP Ansor
"Kami sampaikan jangan ada lagi Joshua-Joshua yang lain. Makanya kami juga akan mensurati secara resmi kepada pihak stand up agar lebih selektif untuk kegiatan, jangan ada menyinggung ataupun membawa tema tentang agama. Karena ini merupakan lawakan bukan ceramah agama, kalaupun agama, jangan dibawa untuk candaan, karena ini merupakan prinsip akidah kita masing-masing. Agama apapun tidak bagus untuk kita lecehin. Tidak bagus untuk dihina," ucap Rahmat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis
-
Benarkah Jokowi Segera Jadi Ketua Dewan Pembina? PSI Kasih 'Kode Keras' Begini
-
Jawab Tuntutan Mahasiswa, Bakom RI Sebut Kebijakan Presiden Prabowo Hemat Anggaran Rp300 Triliun!