Suara.com - Seorang perempuan di selatan India bunuh diri karena tidak tahan dicibir. Masyarakat di dekatnya tidak suka perempuan itu mencintai lelaki yang berbeda keyakinan.
Polisi menemukan mayat peremuan itu gantung diri, Selasa (9/1/2018). Perempuan berusia 20 tahun itu gantung diri di kediamannya di distrik Chikkamagaluru. Negara Bagian Karnataka.
Sebuah catatan bunuh diri ditemukan dari tempat kejadian. Dalam catatan itu dituliskan jika ada 5 lelaki melecehkannya dan ibunya.
Kelima lelaki itu datang ke rumah perempuan itu, Sabtu pekan lalu. Kelima lelaki itu menuduh kekasih perempuan itu hanya pura-pura mencintai. Si lelaki dituduh mencintai perempuan itu dengan tujuan perempuan itu akan pindah agama ikut si lelaki.
Sebab di India saat ini tengah muncul sentimen negatif antar agama tertentu. Ada gerakan "Love Jihad". Gerakan ini dituduh sebagai gerakan kelompok muslim untuk menggaet perempuan non-muslim masuk Islam.
Dalam keluhan polisi, ibu korban mengatakan bahwa putrinya telah menerima telepon dari orang yang tidak dikenal yang menanyai dia tentang pesan dan gambar Whatsapp di media sosial. Dalam foto itu, si perempuan itu mengenakan jilbab. Padahal dia beragama Hindu. (Anadolu)
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Jakarta Ramadan Festival 2026, Bundaran HI Tampil Bercahaya Selama Bulan Suci
-
KPK Ungkap Modus Mobil Operasional Berpindah-Pindah di Kasus OTT Bea Cukai
-
Nasib 185 Lapangan Padel Tak Berizin di Jakarta: DPRD Minta Penertiban Bertahap dan Berkeadilan
-
Ramadan dan Lebaran Ubah Pola Perjalanan, Mobilitas Makin Terkonsentrasi Jelang Hari H
-
Kejagung Ajukan Banding Vonis 9 Terdakwa Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah
-
Diduga Ilegal, Satgas PKH Segel Tambang Nikel Milik Bos Malut United
-
H-10 Lebaran, Menteri PU Targetkan Pantura Barat Bebas Lubang
-
ICW Desak PT Agrinas Pangan Nusantara Buka Informasi Pengadaan Pikap untuk Koperasi Merah Putih
-
Soal Ambang Batas Pemilu, PSI Tegaskan Kembali Semangat Reformasi
-
Safari Ramadan ke Ponpes di Klender, Kaesang Pangarep Didoakan Jadi Presiden