Suara.com - Anak pertama Basuki Tjahaja Purnama dan Veronica Tan, Nicholas Sean Tjahaja Purnama membuat status di Facebooknya. Status ini dibuat di tengah keretakan rumah tangga ayah dan ibunya.
Dalam status Facebooknya, Sean menggambarkan arti sebuah keluarga dan rumah. Status itu dibuat Sean sekitar pukul 20.00 WIB, Selasa (9/1/2018).
Sampai, Rabu (10/1/2018) dinihari statusnya itu mempunyai lebih dari 600 komentar dan disukai lebih dari 7.500 orang.
"Having someone to Love is FAMILY.
Having somewhere to go is HOME.
Having both is a BLESSING."
Begitulah isi status Facebook Sean. Warganet pun mengomentari kata-kata itu. Kebanyakan terharu dan ikut mendoakan Sean dan keluarganya.
"You have it all, Sean. Kami mendengar dan membaca berita tentang Pak Ahok dan Ibu Vero. Antara percaya berita itu benar tapi juga mungkin gak benar. Sean, urusan negara dan urusan pemerintahan itu penting. Tapi keluarga juga penting. Bahkan sangat penting. Kalau kita terjatuh dalam mengelola pemerintahan, masih banyak pejabat yang bisa meneruskan perjuangan kita. Tapi kalau kita jatuh dalam mempertahankan keluarga kita, maka hanya kita, pasangan dan anak-anak lah yang merasakan penderitaan itu. Sean, mungkin kamu belum bisa memahami apa yang saya tulis ini. Tapi... bisa Sean sampaikan pada Papa dan Mama. Pesan buat Mama, adalah lebih baik mempertahankan Pak Ahok. Baik dalam susah maupun senang. Mama pasti bisa bertahan. Dengan berdoa dan bersikap bijaksana menghadapi keputusan-keputusan Pak Ahok. Lagipula, gak ada pria yang sempurna, gak ada wanita yang sempurna. Kalau pun ada, itu pasti karena disempurnakan oleh kehadiran pasangannya. Oke, Sean. Fight for your family. Keluarga adalah harta kita yang paling berharga. Kami berdoa untuk Sean dan seluruh keluarga," tulis Ekarya Juniati Saragih.
"Tiada yang mustahil bagi Tuhan ....saudara2 tolong bawa dalam doa syafaat ....saya percaya doa kita akan didengar oleh Tuhan ...dan apapun akhirnya Tuhan pasti punya rencana yang luar biasa buat pak Ahok Bu Vero n keluarganya..." doa Yanuar Yessa.
"God will give your family wisdoms to live wisely as His words live in your family. & He will let His ways walks in front of your family life as God wants it to be. God is Love. Never stop putting your hopes in Jesus Christ. Have Faith, keep praying & Let's God Take Control. Jesus bless you & your family," pesan Indah Widjaja.
Baca Juga: Haji Lulung: Sebagai Kawan Saya Minta Ahok Jangan Bercerai
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal