Suara.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H. Laoly mengatakan gaji ditambah tunjangan kinerja calon pegawai negeri sipil (CPNS) bagian sipir mencapai Rp5 juta rupiah per bulan. Dengan besaran gaji tersebut, Yasonna berharap dapat menekan terjadinya pelanggaran di lembaga pemasyarakatan.
"Bisa sampai Rp5 juta itu (gaji CPNS di bagian sipir). Saya kira yang penting mereka punya stating poin yang baik. Saya selalu meminta mereka bagian darah baru yang tidak terkontaminasi," ujar Yasonna usai pembekalan orientasi CPNS di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Senin (22/1/2018).
Yasonna menyebut tunjangan kinerja CPNS di Kemenkumham sudah mencapai 80 persen, gaji pokok mereka diatas Rp3 juta per bulan. "Lumayan lah (gaji CPNS sipir), diatas UMR lah pokoknya. Cukup dong untuk anak muda belum kawin. Di daerah apa lagi," katanya.
Yasona memastikan 17.526 CPNS yang baru diterima akan mendapatkan pelatihan. Dari 17.526 CPNS, sekitar 14.000 diantaranya ditugaskan sebagai penjaga penjara.
"Ini akan kami latih, agar mereka betul-betul bekerja dengan baik," kata dia.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Dari Gerakan Non Blok ke Aliansi Amerika, Indonesia Tak Lagi Bebas Aktif Gegara ART dan BoP?
-
KPK Periksa Sekjen Kemnaker Terkait Kasus Pemerasan Sertifikasi K3
-
Minta Maaf ke Publik, Kapolri: Anggota Cederai Keadilan Akan Kami Tindak Tegas!
-
Polisi Tahan Ayah dan Anak Penganiaya Tetangga di Cengkareng, Terancam 7 Tahun Penjara
-
Ugal-ugalan dan Lawan Arus, Mobil Calya Diamuk Massa di Gunung Sahari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
-
Pasca-kecelakaan Beruntun, DPRD DKI Minta Transjakarta Evaluasi Penempatan Depot dan Jam Kerja Sopir
-
Sulap Kawasan Padat Jadi Destinasi Kuliner, Pemprov DKI Dukung Gentengisasi Menteng Tenggulun
-
Kemensos Gelar Operasi Katarak Gratis di Bekasi
-
Jelang Mudik Lebaran, Kapolri Minta Jajaran Maksimalkan Pengamanan Nasional