Suara.com - Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia, Yasonna H Laoly, meminta kepada 14.000 calon pegawai negeri sipil yang ditempatkan di bagian sipir untuk tidak melakukan pelanggaran, apalagi melakukan kongkalikong dengan narapidana.
Menurut Yasonna, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur sudah berbaik hati mau memberikan tambahan 17.526 tenaga baru di Kemenkumham.
"Kami (sebelumnya) minta ditambah sipir lapas. Aku titipkan sama kamu semua (CPNS baru), agar kamu nggak terlibat dengan permainan yang selama ini terjadi di lapas," ujar Yasonna, saat menyampaikan kata sambutan pembekalan orientasi CPNS, di Balai Kartini, Jakarta Selatan, Senin (22/1/2018).
Sebelumnya, Kemenkumham selalu beralasan kekurangan sumber daya manusia (SDM) untuk menjaga narapidana di seluruh lembaga pemasyarakatan di Indonesia. Kekurangan SDM tersebut pun dianggap menjadi celah pelanggaran, di antaranya dengan banyaknya narapidana yang melarikan diri.
"Kalau selama ini kami melakukan pembelaan bahwa kami nggak mampu karena staf terbatas, (bahwa) kami kurang orang," kata dia.
"Sekarang negara berikan 14 ribu (CPNS di bagian sipir). Kalau menemukan hal seperti itu (pelanggaran di lapas) lagi, matilah kita. Nggak ada alasan Kemenkumham mengatakan ini karena kekurangan orang," Yasonna menambahkan.
Yasonna pun kemudian memohon kepada seluruh 17.526 CPNS untuk bisa menjadi agen perubahan di Kemenkumham. Khususnya lagi bagi mereka yang ditugaskan menjadi penjaga tahanan.
"Kamu nggak boleh ikut terlibat dalam permainan (di lapas) itu. Kamu pasti mampu, karena kamu diterima bersih (tidak melalui suap). Maka kamu saya tuntut sekarang untuk jadi bersih," katanya.
Sambil berseloroh, Yasonna melakukan perhitungan jika satu CPNS yang diterima harus membayar uang Rp100 juta.
"Kalau hitungan ekonomis Rp17 ribu (CPNS) ditarik modalnya Rp100 juta per orang, berapa? Rp107 triliun. Itu kami buang, supaya bangsa ini bersih, CPNS itu bersih. Dulu masuk (menjadi CPNS) itu katanya bayar," kata Yasonna.
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah
-
Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG
-
Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG
-
Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus
-
Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!
-
Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan
-
KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka
-
Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata
-
Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas