Suara.com - Senat Pakistan akan mempertimbangkan kembali memberlakukan undang-undang yang membolehkan pelaku fedofil dihukum gantung di depan publik. Rencana itu karena ada kasus perkosaan brutal belum lama ini.
Hukuman publik itu berlaku untuk seorang pemerkosa atau juga menculik anak-anak di bawah usia 14 tahun.
Ketua Komite Tetap Dalam Negeri Pakistan, Rehman Malik mengatakan ada rencana mengubahh undang-undang yang ada telah disetujui oleh pemerintah.
Menurut Dawn News, amandemen Undang-Undang Hukum Pidana Pakistan tahun 1860 menyatakan hukuman atas penculikan atau pemerkosaan terhadap seorang anak adalah eksekusi publik.
Sebelumnya seorang perempuan berusia 6 tahun dibunuh setelah diperkosa.
Zainab Ansari diperkosa dan dibunuh, mayatnya ditinggalkan di tempat pembuangan sampah di Kasur, Pakistan Timur. Dia diperkosa saat pulang sekolah. Perkosaan itu memicu protes keras dari publik.
Zainab diperkosa dan dibunuh awal Januari lalu. Sebuah rekaman CCTV membantu menangkap pelaku 5 hari setelah kejadian.
Ada 4.139 kasus pelecehan seksual anak yang dilaporkan terjadi di Pakistan pada tahun 2016. Tapi kebanyakan kasus tidak dilaporkan. (DailyMail)
Baca Juga: Dipenjara, Ibu 3 Anak Mengarang Cerita Penculikan dan Perkosaan
Berita Terkait
-
Foto Selfie Jadi Bukti Kunci Pembunuhan yang Libatkan Sahabat
-
Tebas Warga yang Naik Angkot, Abdul Gafur Didakwa Hilangkan Nyawa
-
Sayat Leher Bayi Sendiri, Wajah Yuninda saat Ditangkap Mengerikan
-
Teganya, Yuninda Gorok Leher Bayinya setelah Mengaborsi
-
Andi Lala, Pembunuh Sekeluarga di Deliserdang Dihukum Mati
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Bahlil Beri Tugas Baru Lemigas Urus Impor Minyak dan LPG, Targetkan Pasokan Nasional Lebih Terjamin
-
Tunda Kenaikan Gaji Kepala Daerah! Korupsi Itu Soal Integritas, Bukan Kurang Penghasilan
-
Industri Kecantikan Indonesia Makin Bergairah, Inovasi dan Teknologi Jadi Kunci Persaingan
-
Dari Kulit hingga Tekstil Ramah Lingkungan, Tren Fashion Masa Depan Makin Berkelanjutan
-
Wali Kota Solo Tegaskan Tak Toleransi Miras Ilegal, Empat Outlet Ditutup
-
Dari AI hingga Alat Diagnostik Presisi, Inovasi Teknologi Dorong Deteksi Penyakit Lebih Cepat
-
Watak Weton Rabu Pon Milik Presiden Prabowo Subianto, Simak Kelebihan dan Kekurangannya
-
BPS Ungkap Penjualan Truk hingga Pikap Melonjak 38,76%
-
Mendagri Siapkan Tiga Langkah Sebagai Solusi Operasional Gaji Pegawai Pemda
-
BRI Dukung Optimalisasi Dana SAL, Perkuat Penyaluran Kredit ke Sektor Produktif