Suara.com - Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat akan akses pembiayaan yang praktis, layanan pinjaman daring (pindar) kerap menjadi pilihan untuk memenuhi kebutuhan mendesak. Proses digital yang mudah serta pencairan dana yang relatif singkat membuat pinjaman daring cepat cair semakin diminati, terutama untuk memenuhi kebutuhan mendesak. Meski demikian, masyarakat tetap perlu berhati-hati agar tidak terjebak pada bunga tinggi dan biaya tersembunyi.
Memilih pinjaman daring aman yang legal, memiliki pinjaman bunga rendah, serta transparan sejak awal menjadi hal yang sangat penting. Pinjaman dari legal yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diwajibkan menyampaikan informasi biaya secara jelas dan tidak menimbulkan jebakan biaya lain di kemudian hari.
Oleh karena itu, memahami cara memilih pinjaman daring aman dan mengikuti tips pinjaman daring yang tepat menjadi langkah awal agar pinjaman dana tunai benar-benar membantu kondisi keuangan, bukan justru menambah beban.
Menjawab kebutuhan tersebut, SPinjam menghadirkan kampanye khusus untuk pengajuan pinjaman pertama berjudul “Jelas Tanpa Jebakan” yang berlangsung pada 12 Januari hingga 12 Februari 2026. Kampanye ini bertujuan mengajak masyarakat menggunakan layanan pinjaman daring secara lebih bijak, dengan menekankan aspek legalitas, transparansi biaya, serta kemudahan proses dengan penawaran-penawaran menarik untuk pengajuan pinjaman pertama.
SPinjam adalah layanan pinjaman daring oleh PT Lentera Dana Nusantara yang berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Melalui Kampanye “Jelas Tanpa Jebakan”, SPinjam menawarkan promo spesial untuk pengajuan pinjaman pertama berupa: bunga harian tetap 0,06% serta gratis biaya admin. Promo SPinjam “Jelas Tanpa Jebakan” dihadirkan untuk memberikan kepastian kepada pengguna sejak awal, sehingga tidak ada kekhawatiran terkait biaya tambahan yang sering menjadi keluhan pada pinjaman daring ilegal.
Skema bunga harian tetap 0,06% untuk pinjaman pertama memungkinkan pengguna mengetahui estimasi cicilan sejak awal tanpa risiko kenaikan mendadak. Sementara itu, promo gratis biaya admin untuk pinjaman pertama membuat dana yang diterima sesuai dengan nominal persetujuan.
Melalui skema ini, SPinjam menegaskan komitmennya menghadirkan pinjaman daring yang jelas, transparan, dan tanpa biaya tersembunyi.
Gunakan SPinjam “Jelas Tanpa Jebakan”, Aktivasinya Mudah dan Cepat
Sebagai salah satu platform pinjaman dana tunai, Anda dapat menikmati aktivasi yang mudah dan cepat dengan SPinjam "Jelas Tanpa Jebakan". Aktivasi SPinjam dapat dilakukan langsung melalui aplikasi ShopeePay atau Shopee. Aktivasi dan pengajuan pinjaman bisa dilakukan langsung melalui smartphone tanpa perlu datang ke kantor atau mengurus dokumen rumit. Berikut langkah aktivasi SPinjam:
1. Buka halaman SPinjam melalui aplikasi ShopeePay atau Shopee
2. Klik Aktivasi Gratis
3. Pilih Kirim untuk menerima kode verifikasi (OTP) dan masukkan kode verifikasi OTP
4. Lengkapi data diri, KTP aktif, serta verifikasi wajah.
Baca Juga: Jangan Sampai Tertipu! Kenali 7 Ciri Pinjol Ilegal dan Cara Mudah Mengecek Izin Resmi dari OJK
Setelah pengajuan aktivasi dilakukan, pihak PT Lentera Dana Nusantara akan meninjau permohonan dan Anda bisa mendapatkan pinjaman dana tunai yang bisa Anda gunakan untuk berbagai kebutuhan mendesak. Ingat, selalu ajukan pinjaman sesuai kemampuan finansial dan bayar tagihan tepat waktu. SPinjam, Jelas Tanpa Jebakan! ***
Berita Terkait
-
Daftar 611 Pinjol Ilegal Tahun 2025, Update Terbaru OJK Desember
-
Danantara Guyur Pinjaman Rp 2 Triliun ke BTN, Buat Apa?
-
Suntikan Dana 'Penyelamat' Rp4,93 Triliun Cair dari Danantara, KRAS Bernafas Lega
-
Riset: Banyak Peminjam Pindar Menderita Gunakan Skema Pembayaran Tadpole
-
Kebutuhan Mendesak? Atasi Saja dengan BRI Multiguna, Proses Cepat dan Mudah
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Kontroversi Grok AI dan Ancaman Kekerasan Berbasis Gender di Ruang Digital
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
Terkini
-
Fakta-fakta Penembakan Renee Good oleh Petugas ICE dan Gelombang Protes di AS
-
Seleksi PPPK Kemenag 2026: Prediksi Jadwal, Materi dan Tahapannya
-
SPPG Klarifikasi Video Viral MBG Bungkus Plastik
-
Dermaga Halte Buaran Diseruduk Kendaraan Pribadi, TransJakarta Koridor 11 Terpaksa Alihkan Rute
-
Cuaca Senin Pagi: Jakarta Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang, Cek Daftar Wilayah Terdampak!
-
Laporan PRISM 2025 Sebut Jakarta Jadi Kota Paling Diminati Sepanjang 2025
-
4 Poin Utama Rapat Terbatas Prabowo di Hambalang: Dari Industri Tekstil hingga Chip Masa Depan
-
Kecupan Hangat Puan dan Prananda untuk Megawati: Sisi Lain Kekeluargaan di Balik Rakernas PDIP 2026
-
Logika KPK: Staf Tak Mungkin Punya Rp4 M, Direksi Wanatiara Otak Suap Pajak?
-
KPK Aminkan Teori 'Kebocoran Negara' Prabowo, Kasus Pajak Tambang Jadi Bukti Nyata