Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta siap memberikan bantuan untuk pemilik bangunan dan rumah-rumah yang terdampak gempa bumi yang melanda Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan meminta seluruh pengelola gedung dan warga mengecek kondisi bangunanya pascagempa.
"Gini, dari awal kami minta setelah kejadian suapaya dicek, bila ada masalah laporkan dan kalau perlu bantuan pemerintah, pemerintah akan siap bantu," ujar Anies di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (23/1/2018).
Beberapa hari terakhir Jakarta diguncang gempa. Pada Selasa (23/1) lalu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mencatat gempa pukul 13.34 WIB mencapai 6,4 skala richter.
Anies menjelaskan, mayoritas pemilik gedung di Jakarta sudah memiliki tim teknis sendiri. Meski begitu, pemerimtah DKI siap membantu jika diperlukan.
"Laporkan kalau ada masalah, dan mereka juga memiliki tim teknis kalau gedung-gedung. Tapi bukan hanya gedung, rumah-rumah juga," katanya.
Siang tadi, sekitar pukil 11.48 WIB Jakarta dan Lebak di Provinsi Banten kembali diguncang gempa. Hanya saja gempa tidak begitu lama dan sebesar pada Selasa lalu.
Catatan BMKG, gempa berkekuatan 5.2 SR pukul 11:48:23 WIB. Pusat gempa ada di lintang 7.23 LS dan bujur 105.99 BT. Lokasi di 79 km barat daya Lebak dan di kedalaman 11 kilometer.
Baca Juga: Gubernur Anies Tolak Kedatangan Becak dari Daerah
Berita Terkait
-
Angka Putus Sekolah Tinggi, Pramono Buka Opsi Tambah Sekolah Gratis
-
[CEK FAKTA] Hoaks! Anies Baswedan Serukan Gulingkan Presiden Prabowo di Artikel Suara.com
-
Pacu Investasi, Pemprov DKI Siapkan Perizinan Mudah dan Insentif bagi Pengusaha
-
Tanya TK, Bukan Kampus: Mengupas Gagasan Anies Baswedan soal Ketidakjujuran
-
Gubernur Pramono Bahas Rencana Konser BTS 2026 Saat Temui Wakil Wali Kota Seoul
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Misteri Sopir Minibus Tewas Membiru di Cengkareng: Mesin Masih Menyala, Ada Obat-obatan di Dasbor
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif