Suara.com - Pengacara Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab, Eggi Sudjana mengatakan jutaan umat akan menjemput Rizieq di Bandara saat kepulangannya dari Arab Saudi. Ini dilakukan jika Rizieq tetap akan ditahan aparat. Eggi Sudjana pastikan Rizieq akan pulang ke Indonesia pada 22 Ferbruari 2018.
"Harus dipahami dengan benar bahwa jemput Habib Rizieq kurang lebih sampai 5 juta orang itu akan terjadi. Insya Allah mengingat pertemuan di Monas itu 7,4 juta orang kumpul nggak ada yang biayain," kata Eggi Sudjana ditemui di Rumah Sakit Harapan Kita, Jakarta Barat, Minggu (28/1/2018).
Namun demikian, jika Habib Rizieq tak ditahan, Eggy pastikan penjemputan oleh lima juta orang di bandara tak akan terjadi.
"Saya nyatakan tak perlu (dijemput) manakala Habib Rizieq pulang tidak ditahan, habib dalam kondisi aman, habib tetap menjalankan tugasnya sebagai ulama, berdakwah," ujar Eggy.
"Kalau itu terjadi, maksudnya kondisi aman, nggak ditahan, ya nggak perlu jemput-jemput. Ngapain," tambah Eggi.
Penasihat persaudaraan alumni 212 ini berasumsi aparat bakal langsung memeriksa Rizieq sekembalinya ke Indonesia. Jika benar, perlakuan demikian tak setara dengan politikus dari Partai Nasdem Victor Laiskodat dan Bupati Banyuwangi Azwar Anas.
Victor menurutnya diduga lakukan penghinaan terhadap agama saat menyampaikan pidato politik di Nusa Tenggara Timur. Sedangkan Azwar Anas diduga melakukan perselingkuhan dan pornografi setelah foto yang diduga dirinya bersama paha perempuan yang diduga selingkuhannya viral di media sosial.
Kedua tokoh tersebut tak sedikitpun diproses secara hukum. Sedangkan Rizieq langsung ditetapkan sebagai tersangka sebelum dilakukan gelar perkara terlebih dahulu.
"Kalau itu terjadi, maka terjadilah konsekuensi logis, apa konsekuensi logisnya? Pencinta habib, orang yang senang gerakan dengan Islam pasti membela, cara belanya gimana? Jemput habib, jagain habib," tutur Eggi.
Baca Juga: Habib Rizieq Siap Pulang, Presiden Jokowi Diimbau Lakukan Ini
"Jadi bisa ada barisan dari mulai bandara sampai Petamburan, bisa ada. Nggak mustahil itu. Apalagi habib pulang, ada kerinduan kan," Eggi menambahkan.
Orang yang bisa menghentikan itu, menurut Eggi, yakni Presiden Joko Widodo. "Jadi yang bisa menyelesaikan ini presiden. Tinggal perintahkan saja pihak kepolisian, sudah selesai, damai kita," kata Eggi.
"Ide saya malah Jokowi sama habib Rizieq ketemu. Ketemulah dimana yang kita sepakati bersama, misal di gedung pertemuan. Itu kan lebih bagus, nggak ada tekanan. Kita lebih baik kita ini membangun Indonesia yang lebih baik dan sejahtera," kata Eggi.
Berita Terkait
-
Bak Bumi dan Langit! Pickup Impor Koperasi Merah Putih vs Esemka Kebanggaan Jokowi Mending Mana?
-
Jokowi Lempar Bola Panas, Mungkinkah KPK Kembali Sakti?
-
Eros Djarot: Indonesia Terjebak Lingkaran Setan, Fondasi Bangsa Bobrok!
-
Misteri di Balik Jas Hitam Jokowi di India: Bawa Jas, Kenapa Tangan Kiri Tertutup?
-
Survei Indekstat: Pengangguran Masih Jadi PR Utama Pemerintah Sejak Era Jokowi
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Geger Mobil Dinas Rp8,5 M, Golkar "Semprot" Gubernur Kaltim: Ukur Kondisi Rakyat
-
Kecewa Tak Ditemui Kapolri, BEM UI dan Aliansi Mahasiswa Ancam Gelar Aksi Lebih Besar
-
Diskon Besar hingga Transportasi Gratis! Ini Fasilitas Mudik ke Jakarta yang Ditawarkan Pemprov DKI