Suara.com - Walikot Jakarta Barat HM.Anas Efendi menyampaikan bahwa semua warga korban kebakaran di Jalan Talib II, Krukut, Tamansari, sudah ditampung pada penampungan yang ada. Sebanyak 600 Kepala Keluarga atau kurang lebih 1313 jiwa menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
Hingga saat ini, kata Anas, pihak pemerintah sudah menyediakan dapur dilokasi penampungan.
“Hari pertama dapur umum disediakan di Walikota. Tapi setelah berdiri tenda, dapur umum tersebut dipindahkan ke lokasi,” kata Anas pada saat menghadiri Festival Bazar Kewirausahaan Ok OCE M-16 di Palmerah, Minggu (28/1/2018).
Anas menjelaskan, jika bantuan dari TNI, dapur umum letak di poskonya. Lalu bantuan dari TNI tersebut dibawa ke lokasi penampungan. Jika dari dinas sosial, semua bantuan di kumpulkan di kantor lurah setempat. Tersedia pula posko kesehatan disana.
“Kemarin, saat Gubernur berkunjung, ada warga yang kakinya terkena paku. Namun sudah diobati,” ujarnya.
Anas mengatakan hingga saat ini korban disana semua mendapatkan makan dan pengobatan jika ada yang sakit.
"Tak ada yang tak makan,” kata dia.
Selain itu, alat sekolah seperti pakaian seragam untuk SD, SMP dan SMA. Kemudian alat tulis seperti tas, dan lain sebagainya tersebut juga sudah dipenuhi. Jadi tidak ada masalah bagi siswa-siswi untuk melakukan aktifitasnya kesekolah.
“Semua warga yang menjadi korban sudah dapat diatasi, tinggal pembersihan lokasi saja,” jelasnya.
Baca Juga: Sandiaga Uno: 7 Juta Warga Jakarta Tak Punya BPJS Ketenagakerjaan
Walikota sendiri sudah menerima informasi jika penyebab atas kejadian tersebut ialah dari salah seorang warga yang memiliki gangguan jiwa, dengan sengaja membakar rumahnya sendiri. Kemudian api menyebar hingga melahap rumah-rumah penduduk setempat yang lain.
“ Terduga itu, kini sudah diamankan dipolsek kec. Tamansari dan tengah dilakukan pemeriksaan atau penelitian kini,” pungkasnya.
Disisi lain, Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno merasa sangat beruntung karena banyak sekali uluran tangan dari masyarakat untuk korban kebakaran Krukut. Oleh sebab itu, ia meminta kepada Walikota Jakarta Barat agar dapat mengkoordinir semuanya.
"Contohnya seperti apa yang tengah dibutuhkan, kapan dan dimana masyarakat," urainya.
Dirinya menilai bahwa tahun ini merupakan tahun politik maka tidak sedikit partai-partai yang turut membantu.
Namun demikian, dirinya sangat mengucap banyak bersyukur atas bantuan tersebut. Selain itu, ada pula bantua dari organisasi kemanusiaan seperti PKPU, Dompet Dhuafa, dan Rumah Zakat.
Berita Terkait
-
Karhutla Meluas di Ogan Ilir, Petugas Berjibaku Cegah Api Membesar
-
DPR Soroti Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: Jangan Ada Toleransi untuk Kapal Tak Laik
-
Gugur Saat Bertugas, Kepala Regu Damkar Jaktim Sempat Mengeluh Nyeri Dada di Lokasi Kebakaran
-
Cegah Kebakaran Susulan, Gulkarmat Jaktim Masih Siagakan Personil di TPS Kramat Jati
-
Kebakaran KM Mutiara Sentosa II: Lima Orang Meninggal, KNKT Selidiki Penyebab
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan