Suara.com - Komisi Pemilihan Umum menyatakan DPP Partai Golkar telah memenuhi persyaratan untuk ikut Pemilu. Keputusan KPU diambil setelah dilakukan verifikasi faktual, di DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (29/1/2018).
Tiga hal yang diverifikasi yaitu terkait pengurusan inti DPP, domisili kantor dan pemenuhan 30 persen pengurus perempuan.
Berdasarkan pantauan Suara.com, pihak KPU yang datang ke kantor DPP Golkar yaitu Ketua KPU Arif Budiman dan Komisioner KPU Ilham Saputra.
Setelah syarat kepengurusan inti dan domisili kantor dinyatakan terpenuhi, Komisioner KPU Ilham Saputra lalu membacakan nama-nama pengurus perempuan untuk mengecek apakah nama-nama tersebut hadir pada saat verifikasi faktual berlangsung.
Dari delapan puluh dua perempuan yang masuk di kepengurusan DPP Golkar, hanya dua di antaranya yang tidak datang. Namun, hal itu tidak menggugurkan syarat terpenuhinya kuota 30 persen perempuan.
"Dengan mengucapkan Alhamdulillah, berdasarkan absen tadi telah memenuhi 30 persen (kuota perempuan). Di tingkat DPP Golkar dinyatakan memenuhi syarat," kata Ilham.
Sementara itu, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto juga turut menyampaikan rasa syukur atas hasil verifikasi tersebut.
"Dari absen tersebut Alhamdulillah telah terverifikasi. Dari delapan puluh dua, yang hadir delapan puluh. Jadi Alhamdulillah Partai Golkar memenuhi syarat," kata Airlangga.
Namun demikian, Ilham Saputra juga mengingatkan kepada Partai Golkar agar mempersiapkan diri menjalani verifikasi faktual di tingkat Provinsi, dan Kabupaten/Kota.
Sebab, verifikasi faktual di tingkat DPD akan lebih ketat karena yang diverifikasi bukan saja pengurusnya, namun juga anggota yang sudah masuk ke sistim informasi partai politik (Sipol).
"Yang harus diperhatikan oleh partai Golkar adalah verifikasi keanggotaan di level Kabupaten/Kota agar betul-betul dipersiapkan orang-orangnya yang sesuai dengan, yang sudah dimasukkan ke sistem informasi partai politik kita," tutur Ilham.
Menurut Airlangga, pihaknya sudah siap menjalani verifikasi faktual di tingkat daerah.
"Persiapan di tingkat Provinsi dan Kabupaten Insya Allah telah siap. DPP telah menyampaikan kepada seluruh Provinsi, Kabupaten dan Kota untuk siap verifikasi, baik ke pengurus, tempat, kantor maupun persiapan anggotanya," kata Airlangga.
Tag
Berita Terkait
-
Pemerintah Akan Atur Status Karyawan PKWT dan Outsourcing di UU Ketenagakerjaan Baru
-
Pemerintah Gandeng AS Kembangkan Ekosistem Semikonduktor, Potensi Investasi Rp 530 Triliun
-
Program Pelatihan Vokasi Nasional 2026 Dibuka, Dapat Uang Saku hingga JKK-JKM
-
Airlangga Pastikan Tarif Dagang Indonesia dan AS Turun ke 15 Persen, Berlaku 90 Hari
-
Golkar Dukung Langkah Sufmi Dasco Tunda Impor 105 Ribu Mobil Niaga India
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius