Suara.com - Penyidik Polda Metro Jaya mendalami hubungan Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno dengan rekan bisnisnya Andreas Tjahjadi yang menjadi tersangka kasu penggelapan lahan tanah di Curug, Tangerang, Banten.
"Ada juga pertanyaan (penyidik) seputar hubungan pertemanan dengan Andreas sebelumnya," kata Sandiaga di Jakarta Rabu (31/1/2018).
Sandiaga menuturkan, pertanyaan penyidik juga menyangkut riwayat hidup dirinya saat memulai menjadi pengusaha yang diawali sebagai karyawan biasa.
Sandiaga menuturkan, penyidik Polda Metro Jaya mengajukan tujuh pertanyaan, termasuk mengenai posisi dan tugas sebagai pemegang saham, serta komisaris utama PT Japirex bersama Andreas.
Sandiaga menjalani pemeriksaan lanjutan sebagai saksi untuk Andreas yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan penggelapan dan penipuan lahan tanah pada Selasa (30/1).
Wakil Gubernur DKI Jakarta itu dimintai keterangan oleh penyidik Polda Metro Jaya sejak pukul 14.00 WIB hingga 17.30 WIB.
Sandiaga yang berstatus sebagai saksi terlapor dugaan kasus penggelapan tersebut membantah terlibat dalam tindak pidana bersama Andreas.
"Ini masalah nyata dan ada unsur perdata, kebetulan gugatan perdata sedang berlangsung," tutur Sandiaga.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Argo Yuwono mengatakan, polisi menelusuri pengalihan aset PT Japirex melalui Sandiaga sebagai salah satu pemegang saham.
Baca Juga: Kasus Penggelapan Tanah, Sandiaga Sudah Lapor Prabowo
Sebelumnya, pengusaha Jhoni Hidayat yang memberi kuasa kepada pengacara Fransiska Kumalawati Susilo melaporkan Andreas Tjahjadi dan Sandiaga Uno ke Polda Metro terkait dengan kasus dugaan penggelapan penjualan sebidang tanah di Jalan Raya Curug, Tangerang, Provinsi Banten.
Polisi telah menetapkan tersangka dan menahan Andreas, sedangkan Sandiaga Uno masih berstatus sebagai terlapor. (Antara)
Berita Terkait
-
Lawan Balik! Kortastipidkor Polri Siap Hadapi Praperadilan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Kasus Promosi Vape Libatkan Anak, Polisi Bakal Periksa Bigmo dan Produsen Liquid Tazelab
-
3 WNI Korban TPPO Dipulangkan! Sempat Tergiur Iming-iming Gaji ART Rp7 Juta di Turki
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ajak Demo Turunkan Presiden Lewat TikTok, Wanita di Ciamis Diciduk Polisi
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Suhardiman Amby Disebut Potong Penghasilan ASN Kuansing hingga 50 Persen
-
3 Parfum Heaven Scent Paling Wangi dan Laris, Wewangian Lokal Rasa Premium
-
Rupiah Bangkit, Dolar AS Mulai Turun ke Level Rp17.974
-
Drama Tengah Malam di Perairan Krakatau: 4 Nelayan Selamat Usai 7 Jam Terombang-ambing
-
Di Hadapan Presiden, Menteri PKP Apresiasi Dirut BTN Jadi Penyalur KPR Subsidi Tertinggi
-
Apa Cocok Warna Lipstik Peach untuk Kulit Kuning Langsat? Ini Penjelasannya
-
Ulasan Doctor Lawyer: Menyingkap Relasi Kuasa di Balik Dunia Medis
-
4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
-
Optimisme Kesepakatan Selat Hormuz Tekan Harga Minyak Mentah
-
Mendagri: Integritas Kepala Daerah Kunci Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel