Lokasi crane proyek double-double track kereta cepat yang jatuh [suara.com/Dian Kusumo Hapsari]
Proyek pengerjaan double-double track kereta rute Jatinegara-Manggarai di Jalan Permata, Kelurahan Kampung Melayu, dihentikan untuk sementara, hari ini. Penghentian ini menyusul kasus crane jatuh dan menewaskan empat pekerja.
"Untuk sementara proyek berhenti, sampai proses penyelidikan dan investigasi selesai, dan pemeriksaan SPO keselamatan kerja," kata tim Komite Keselamatan Konstruksi Kementerian dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Iwan Zarkasi di lokasi kejadian.
Tim komite keselamatan mendatangi lokasi kejadian bersama kontraktor, PT. Hutama Karya (persero).
Lokasi kejadian sekarang dilindungi dengan garis polisi.
Iwan belum bisa menyimpulkan apakah ada pelanggaran standar operasional atau tidak.
"Sementara ini kami belum bisa menyimpulkan, mohon sabar dulu ya," ujar dia.
Hutama Karya sudah meminta maaf atas kejadian ini dan mereka siap bertanggungjawab.
Menurut pengamatan Suara.com, posisi crane yang jatuh itu tepat berada di pinggir rel kereta api sebelah kiri dari arah Matraman menuju Manggarai.
Crane tersebut sekarang melintang di atas beton penampang proyek. Salah satu bagian crane patah menjadi beberapa bagian.
Tempat kejadian perkara saat ini dijaga aparat kepolisian. Police line sudah melintang di sana.
"Untuk sementara proyek berhenti, sampai proses penyelidikan dan investigasi selesai, dan pemeriksaan SPO keselamatan kerja," kata tim Komite Keselamatan Konstruksi Kementerian dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Iwan Zarkasi di lokasi kejadian.
Tim komite keselamatan mendatangi lokasi kejadian bersama kontraktor, PT. Hutama Karya (persero).
Lokasi kejadian sekarang dilindungi dengan garis polisi.
Iwan belum bisa menyimpulkan apakah ada pelanggaran standar operasional atau tidak.
"Sementara ini kami belum bisa menyimpulkan, mohon sabar dulu ya," ujar dia.
Hutama Karya sudah meminta maaf atas kejadian ini dan mereka siap bertanggungjawab.
Menurut pengamatan Suara.com, posisi crane yang jatuh itu tepat berada di pinggir rel kereta api sebelah kiri dari arah Matraman menuju Manggarai.
Crane tersebut sekarang melintang di atas beton penampang proyek. Salah satu bagian crane patah menjadi beberapa bagian.
Tempat kejadian perkara saat ini dijaga aparat kepolisian. Police line sudah melintang di sana.
Tag
Komentar
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
Terkini
-
Bupati Pati dan Wali Kota Madiun Terjaring OTT KPK, Apa Kata Istana?
-
Benyamin Davnie Kutuk Oknum Guru di Serpong Pelaku Pelecehan Seksual ke Murid SD: Sangat Keji
-
Soal Tim 8 yang Diduga Ikut Lakukan Pemerasan, Sudewo: Mayoritas Kades di Jaken Tak Dukung Saya
-
Saudia Indonesia Sambut Director of East Asia & Australia Baru dan Perkuat Kolaborasi Mitra
-
Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera Paparkan 11 Prioritas
-
Pakai Rompi Oranye dan Tangan Terborgol, Sudewo Minta Warga Pati Tetap Tenang
-
Bupati Pati Sudewo Bantah Lakukan Pemerasan Calon Perangkat Desa Usai Resmi Pakai Rompi Oranye KPK
-
Bukan Cuma Perkara Dugaan Pemerasan, Bupati Pati Sudewo Juga Jadi Tersangka Kasus DJKA
-
Nicke Widyawati Ngaku Tak Pernah Dapat Laporan Soal Penyewaan Kapal dan Terminal BBM
-
Bupati Pati Sudewo dan Tim Suksesnya Diduga Peras Calon Perangkat Desa Hingga Rp 2,6 Miliar