Suara.com - Polisi masih memburu pelaku lain yang dianggap terlibat dalam kasus kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu seorang pegawai negeri sipil Kementerian Kesehatan berinisial IH.
Dari hasil pemeriksaan seorang pengedar berinisial U yang telah diringkus, narkoba tersebut berasal dari AL, pelaku yang masih kini masih buron.
"Hasil interogasi U, barang bukti sabu diterima dari AL. Sekarang masih dalam pengejaran," kata Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Komisaris Besar Nainggolan saat dikonfirmasi, Jumat (9/2/2018).
Kepala Subdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Calvjin Simanjuntak menambahkan, peredaran narkoba jaringan ini dikendalikan narapidana berinsial PNG alias FA yang kini meringkuk di Lembaga Pemasyarakatan Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat.
"Dikendalikan oleh PNG alias FA," kata Calvijn saat dikonfirmasi secara terpisah.
Sebelumnya, polisi meringkus IH saat mengendarai mobil di Jalan Hang Jebat, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (4/2/2018).
Polisi kemudian menyita barang bukti berupa sabu-sabu seberat 0,9 gram di dalam dasboard mobil pelaku. Barang haram itu ditemukan di dalam botol minumam bervitamin.
IH diduga habis mengonsumsi sabu karena saat ditangkap dalam kondisi masih dipengaruhi narkoba.
Tak sampai di situ, polisi kemudian mengembangkan kasus tersebut dengan meringkus U yang berpesan sebagai pemasok narkoba ke IH di kediamanya di kawasan Depok, Jawa Barat, Rabu (6/2/2018). Dari penangkapan U, polisi menyita sabu-sabu seberat 15 gram.
Baca Juga: Jual Sabu ke Sekretaris DPRD, Kasat Narkoba Jadi Tersangka
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit
- 5 HP Xiaomi yang Awet Dipakai Bertahun-tahun, Performa Tetap Mantap
- Tak Perlu Mahal! Ini 3 Mobil Bekas Keluarga yang Keren dan Nyaman
- Bedak Sekaligus Foundation Namanya Apa? Ini 4 Rekomendasi yang Ringan di Wajah
- 5 Tinted Sunscreen yang Bagus untuk Flek Hitam dan Melasma
Pilihan
-
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!
-
Selat Hormuz Kembali Ditutup? Iran Dituding Tembak Kapal Tanker di Dekat Oman
-
BREAKING NEWS! Iran Resmi Buka Blokade Selat Hormuz Sepenuhnya
-
Kisah di Balik Korban Helikopter Sekadau, Perjalanan Terakhir yang Tak Pernah Sampai
-
DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel
Terkini
-
Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin
-
Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu
-
Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra
-
Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah
-
Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah
-
Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap
-
Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan
-
Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima
-
Skorsing 19 Hari, Siswa yang Acungkan Jari Tengah ke Guru Terancam Tidak Naik Kelas
-
Gudang Bulog Penuh, Presiden Sebut Negara Hadir Penuhi Kebutuhan Dasar Rakyat