Bahkan, Mursyidin mengakui ada atau tidaknya isu yang berkembang di masyarakat soal penyerangan kyai oleh orang gila, petugas setiap hari menyisir jalanan untuk mengamankan warga yang diduga mengalami gangguan atau stres berat.
"Kalau saya kan setiap hari ada petugas di lapangan yang menghalau hal-hal tersebut. Tidak terlepas ada atau tidaknya isu penyerangan itu, kami sudah bertindak di lapangan," terangnya.
Menurutnya, operasi terhadap orang gila di Jakarta Selatan juga kerap melibatkan polisi. Namun, razia gabungan itu dilakukan hanya dalam waktu tertentu.
"Kalau melibatkan polisi sih kita periodik ya. Bukannya setiap hari. Ada waktu tertentu kami minta rekan-rekan polisi untuk membantu di lapangan. Itu juga dilakukan setelah kami operasi juga," jelasnya.
Namun, Mursyidin belum bisa membeberkan berapa total orang gila yang sudah diamanakan pasca merebaknya isu di medsos.
Dia hanya memastikan, setiap hari ada saja petugas yang mengamankan pengidap gangguan kejiwaan di jalan raya.
"Ya ada saja (yang diamankan). Kalau di kami disebut ODMK. Orang dengan masalah kejiwaan. Tapi secara data saya belum hafal," tandasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
Terkini
-
Kisah Difabel Tuli Perdana Dengar Suara Takbiran: Dulu Duniaku Sangat Sunyi
-
Viral Keluhan Ban Mobil Dikempeskan di Monas, Kadishub DKI: Jangan Parkir di Badan Jalan!
-
Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda
-
Kritik KPK, Sahroni Usul Tahanan Rumah Harus Bayar Mahal: Biar Negara Gak Rugi-Rugi Banget
-
Mudik Siswa Sekolah Rakyat, Naila Akhirnya Punya Rumah Baru Layak Huni
-
Tentara Amerika Gali Kuburannya Sendiri Jika Serang Pulau Kharg
-
Dukung Wacana WFH ASN demi Hemat Energi, Komisi II DPR: Tapi Jangan Disalahgunakan untuk Liburan
-
Lebaran Perdana Warga Kampung Nelayan Sejahtera, Kini Tanpa Rasa Cemas
-
Eks Menag Yaqut Jadi Tahanan Rumah, Mantan Penyidik: KPK Tak Boleh Beri Perlakuan Istimewa
-
Turap Longsor di Kramat Jati, 50 Personel Gabungan Dikerahkan