Suara.com - Massa pendukung Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menggelar aksi, saat permohonan peninjauan kembali kasus penodaan agama idola mereka digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Utara, Jalan Gajah Mada, Jakarta Pusat, Senin (26/2/2018).
Suliswati, perempuan berusia 40 tahun yang ikut dalam aksi itu menuturkan, dirinya selalu setia berada di pihak Ahok sejak masa persidangan kasusnya tahun 2017.
Ia menuturkan, kembali mengikuti aksi itu karena berharap Ahok hadir dalam persidangan perdana tersebut.
"Ya, penginnya ketemu Pak Ahok. Saya kira Pak Ahok hadir dalam sidang ini. Saya mau ketemu, kangen sama Pak Ahok," kata Suliswati di depan PN Jakarta Utara.
Suliswati menambahkan, tak pernah melewatkan satu pun persidangan kasus yang menjerat Ahok, hingga sang idola divonis 2 tahun penjara dan menjalani masa hukuman di Rutan Mako Brimob Kepala Dua, Depok, Jawa Barat.
"Saya setiap sidang Ppak Ahok, selalu datang mas. Nggak pernah saya lewatin. Sampai sekarang saya juga hadir," ujar Suliswati.
Suliswati berharap Ahok sabar menjalani massa tahananya di Mako Brimob.
"Saya harap Pak Ahok sabar di dalam penjara. Kami di sini masih setia dukung Pak Ahok. Itu Pak Ahok orang baik," ujar Suliswati.
Pantauan suara.com, Massa pendemo pro maupun kontra Ahok hadir dalam sidang perdana PK di PN Jakarta Utara. Massa berdemo sejak pukul 09.00 WIB. Senin siang, massa kedua kubu membubarkan diri.
Baca Juga: Ahok Ajukan PK, Fadli Zon: Sidangnya Jangan Direkayasa
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pilihan HP RAM 16 GB Paling Murah, Penyimpanan Besar dan Performa Kencang
- Dari Koruptor Kembali ke Rakyat: Aset Rp16,39 Miliar Kini Disulap Jadi Sekolah hingga Taman di Jabar
- Prabowo Bakal Copot Lagi Pejabat 'Telur Busuk', Hashim Djojohadikusumo: Semua Opsi di Atas Meja
- 35 Link Poster Ramadhan 2026 Simpel dan Menarik, Gratis Download!
- Lebih Bagus Smart TV atau Android TV? Ini 6 Rekomendasi Terbaik Harga di Bawah Rp3 Juta
Pilihan
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
-
Lagu "Cita-citaku (Ga Jadi Polisi)" Milik Gandhi Sehat Ditarik dari Peredaran, Ada Apa?
-
Geger Taqy Malik Dituding Mark-up Harga Wakaf Alquran, Keuntungan Capai Miliaran
Terkini
-
Gempa Beruntun M 5,5 Guncang Karatung dan Melonguane Sulawesi Utara
-
Gunung Semeru Lima Kali Erupsi Hari Ini, PVMBG Ungkap Lima Titik Waspada
-
Gus Ipul Ajak ASN Kemensos Turun Ground Check DTSEN
-
Kisah Dokter Diaspora Terobos Sekat Birokrasi demi Misi Kemanusiaan di Sumatra
-
Sarmuji Luruskan Fatsun Politik Fraksi Golkar: Bukan Larang Kritik Prabowo-Gibran, Tapi Ada Etikanya
-
Respons Keluhan Warga, Kemensos Libatkan YLKI Awasi Penonaktifan BPJS PBI
-
Niat Gasak HP ASN di Tengah Gemerlap Imlek di Bundaran HI, Pria Paruh Baya Diciduk
-
Geledah Rumah di Ciputat, KPK Sita Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar Terkait Kasus Bea Cukai
-
Ancaman Bagi Koruptor! Gibran Ingin Aset Hasil Judol Hingga Korupsi Disita, Apa Kata Pukat UGM?
-
Penumpang LRT Jabodebek Usul Penambahan Gerbong Khusus Wanita Guna Cegah Pelecehan