Suara.com - Mantan Menteri ESDM Sudirman Said yang maju sebagai calon gubernur Jateng mengaku mampu menciptakan 5 juta lapangan kerja bagi warga Jateng. Angka itu akan menutup jumlah warga miskin Jateng yang ada sebanyak 4,5 juta orang.
"Jumlah penduduk miskin Jateng sekarang sekitar 4,5 juta. Jadi lapangan kerja yang tersedia harus melebihi jumlah itu agar penurunan angka kemiskinan dapat dilakukan secara signifikan," kata Sudirman Said di hadapan kader Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Tegal, Selasa (27/2/2018).
Dia optimistis program mengurangi angka kemiskinan Jateng dari 12,23 persen menjadi 6 persen dalam 5 tahun akan mendapat respon yang baik dari masyarakat Jateng. Karena program itu akan mengentaskan warga Jateng dari kemiskinan secara signifikan.
"Saya yakin warga Jateng adalah warga yang selalu menginginkan perbaikan, ingin maju. Tidak mau terkukung dengan kemiskinan," ujarnya.
Sudirman yang dipasangkan dengan Ida Fauziyah ini menepis, anggapan skeptis jika warga Jateng adalah warga yang pasrah pada nasib. Sehingga akan percuma saja membuat program mengurangi angka kemiskinan.
"Saya marah ada yang beranggapan rakyat Jateng nerimo, pasrah dengan kemiskinan. Ini sama saja mengatakan masyarakat Jateng tidak mau berubah menjadi lebih baik, lebih sejahtera," ujar dia.
Paslon yang diusung oleh Partai Gerindra, PAN, PKS, dan PKB ini, juga akan menciptakan pemerintahan yang bersih.
"Aparatnya bersih, bekerja melayani masyarakat, jadi tidak akan ada anggaran yang ditekuk atau dikorupsi. Maka angka kemiskinan akan turun drastis," katanya. (Ambar)
Baca Juga: Paslon Cagub dan Cawagub Jateng Komitmen Patuh Pajak
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT