Suara.com - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah memantau pergerakan istri petahana calon gubernur Ganjar Pranowo, Siti Atiqoh. Bawaslu ingatkan Atiqoh Tak langgar aturan ikut mendampingi suaminya berkampanye.
"Sebagai aparatur sipil negara (ASN) meski telah cuti di luar tanggungan negara. Untuk tidak menunjukan gestur dukungan kepada suaminya di Pilkada ini," ujar Sri Wahyu Ananingsih, Komisioner Bidang Hukum dan Penindakan Pelanggaran Pemilu Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jawa Tengah, Sabtu (3/3/2018).
Dalam surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur tertanggal 2 Februari 2018. Menyatakan istri atau suami yang berstatus aparatur sipil negara (ASN) dari calon kepala daerah boleh untuk ikut berkampanye di pilkada, namun tidak boleh aktif terlihat.
"(Atiqoh) sudah mengajukan cuti. Namun, dia masih harus memenuhi rambu yang diatur di dalam surat edaran itu. Kita awasi, masih diperbolehkan agak bebas tapi tetap ada syarat-syaratnya," ujarnya.
Syarat itu di antaranya, istri atau suami pasangan calon kepala daerah dibolehkan foto bersama, tetapi tidak boleh menggunakan simbol tangan terhadap pasangan calon.
"Foto dengan paslon tidak boleh menunjukkan jari atau simbol tangan. Tidak boleh aktif diatas panggung seperti duduk dan ikut mengatur," katanya.
Selain mengawasi gestur, Bawaslu juga memantau unggahan foto di media sosial terkait keperpihakan ASN. Sepeti di Instagram, Facebook, Twitter dan lainnya.
"Kalau terbukti ada unggahan foto di medsos akan kita panggil," ujarnya.
Sebelumnya, Bawaslu pernah memanggil Atiqoh terkait kehadirannya dalam mendampingi Ganjar Pranowo saat mendaftar di KPU Jawa Tengah, Selasa (9/1/2018) lalu.
Baca Juga: Bawaslu Jateng Temukan Camat dan Kades Tak Netral di Pilkada
Atiqoh kala itu masih dalam proses pengajuan cuti dinas yang berstatus sebagai aparatur sipil negara (ASN) di Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan, dan Pencatatan Sipil Jateng. (Ambar)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli
-
Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat
-
Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan
-
Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter