Suara.com - Kedutaan Besar Indonesia untuk Myanmar, Inspektur Jenderal Iza Fadri bertemu dengan Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Wiranto di Kantor Menkopolhukam di Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (6/3/2018).
Iza mengatakan pembahasan dengan Wiranto hanya mengenai bantuan kemanusiaan ke Myanmar. Lantaran Indonesia dan Myanmar negara sahabat.
"Perhatian bagaimana bantuan kemanusian kita bisa diterima masyarakat di sana. Kita sebagai negara sahabat bagian dari Asean ini bisa kita dukung," kata Iza di Menkopolhukam, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa (6/3/2018).
Iza mengatakan belum ada pembahasan mengenai pembahasan nasib masyarakat etnis Rohingya di Myanmar. Menurutnya dirinya masih memperlajari lantaran baru diangkat menjadi Dubes Indonesia untuk Myanmar.
" Jadi kita hanya berbicara arahan-arahan beliau (Wiranto). Supaya kita bagaimana kerangka kerja sama dalam konteks negara bersahabat sudah lama," Iza menambahkan.
Sementara itu, Wiranto tak menanggapi pertanyaan wartawan ketika keluar dari kantornya. Menanyakan mengenai pertemuan dengan Iza tersebut.
Wiranto langsung menuju mobil merek Toyota Inova berplat nomor polisi RI 16 menuju Komisi Pemilihan Umum.
Berita Terkait
Terpopuler
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- 7 HP 5G Termurah 2026 Rp1 Jutaan, Tawarkan Chip Kencang dan Memori Lega
- 5 HP dengan Kamera Leica Termurah, Kualitas Flagship Harga Ramah di Kantong
- 16 Februari 2026 Bank Libur atau Tidak? Ini Jadwal Operasional BCA hingga BRI
- Terpopuler: 7 HP Layar Super Amoled, Samsung Galaxy A07 5G Rilis di Indonesia
Pilihan
-
Modus Tugas Kursus Terapis, Oknum Presenter TV Diduga Lecehkan Seorang Pria
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
Terkini
-
Gus Falah Bongkar Standar Ganda Jokowi Soal UU KPK: Wujud 'Cuci Tangan'
-
BPBD DKI Jakarta Keluarkan Peringatan Dini Cuaca Ekstrem, Warga Diminta Siaga 1620 Februari
-
Jokowi Setuju UU KPK Kembali ke Versi Lama, ICW: Upaya Cuci Tangan dari Kesalahan Lama
-
DPRD DKI Dorong Penertiban Manusia Gerobak: Tidak Hanya Digusur, Tapi Diberi Pelatihan Agar Mandiri
-
Jokowi Mau UU KPK Kembali ke Versi Lama, Eks Penyidik: Publik Tak Butuh Gimick
-
Jejak Jokowi soal UU KPK Terbongkar, 5 Fakta Bantah Klaim Lempar Tangan
-
Cak Imin, Gus Ipul, dan Kepala BPS Bahas Akurasi Data PBI
-
Kekuatan KKB Yahukimo 200 Orang, Pola Serangan Disebut Sasar Pilot dan Warga Sipil
-
Jokowi Dicap Tak Konsisten Soal UU KPK: Dulu Biarkan Novel Disingkirkan, Kini Menyesal?
-
Kejagung Bantah Ada Temuan Uang Senilai Rp920 Miliar saat Geledah Rumah Pejabat Pajak