Suara.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) atau juga Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) muncul saat ada bencana alam. Itu citra yang terbentuk denga sendirinya dari mereka.
Tapi ada cerita, di mana BNPB dan BPBD meluncur saar seekor kucing terjebur ke sumur. Cerita itu terjadi di Boyolali.
Tim Reaksi Cepat BPBD Boyolali menangani evakuasi kucing yang kejebur ke sumur, Sabtu (10/3/2018) kemarin. Kejadian itu di Dukuh Ngendu Kidul Desa Batang, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali.
Kucing milik ibu Novita kejebur sumur. Lalu Ibu Novita menghubungi Pusdalops BPBD Boyolali dan minta bantuan. Segera TRC BPBD Boyolali mengevakuasi kucing dengan selamat.
“Kucing sembunyi di lubang di dalam sumur dalam kondisi basah kuyup dan kedinginan. Personil TRC BPBD turun membawa kotak plastik dan mengevakuasi kucing dari dasar sumur,” cerita Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho.
Bahkan BPBD pun mengevakuasi seorang yang memanjat pohon dan tak berani turun.
“Di Banyumas malah BPBD Banyumas mengevakuasi orang yang manjat pohon kelapa tapi tidak berani turun. Manjat terlalu tinggi ketika mau turun takut. Teriak-teriak minta tolong. Akhirnya BPBD Banyumas mengevakuasi orang itu,” ceritanya lagi.
Lanjut Sutopo, bukan hanya masalah bencana seperti banjir, longsor, erupsi gunungapi, gempa dan lainnya. Tapi hal-hal yang terkait masyarakat sering minta bantuan kepada BPBD.
Kasus lain seperti menangani sarang lebah, ular masuk ke rumah, sapi hilang, evakuasi sapi kejebur sumur, orang bunuh diri, orang hanyut, evakuasi kucing, musibah atau kecelakaan, dan lainnya.
Baca Juga: Ketua DPR Minta BNPB dan Kemensos Bersatu Atasi Longsor di Brebes
“Tim Reaksi Cepat BNPB dan BPBD bersama relawan yang cepat membantu masyarakat menyebabkan masyarakat merasa terlindungi dan terbantu,” tutup dia.
Berita Terkait
-
Sutopo, Korban Bully yang Jadi Tokoh Penting Bidang Kebencanaan
-
Ketua DPR Minta BNPB dan Kemensos Bersatu Atasi Longsor di Brebes
-
Selamatkan Warga yang Hanyut, Aksi Prajurit Ini 'Banjir' Pujian
-
BNPB: Bencana Longsor Brebes Bukan karena Pembalakan Liar
-
Sembari Operasi di RSPAD, Sutopo Informasikan Longsor Brebes
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Drama 'Penjemputan' Dadan Hindayana Cs, Ada yang Sempat Lari ke Jabar
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
Terkini
-
DPR Usul Kepemilikan Klub Sepak Bola oleh Polri Diatur Demi Jaga Netralitas
-
Misteri Api Sleman: Ahli UPN Petakan Bawah Permukaan Rumah, Selidiki Jalur Gas Rahasia
-
Usai Dadan Dicopot, Belasan Karangan Bunga Berdatangan ke Kantor BGN
-
Dosen PPPK Resmi Diarahkan Menjadi PNS, Ini Mekanismenya
-
Komunikasi Istana Dinilai Kehilangan Arah, Publik Jenuh dengan Drama Elite
-
Barang Bukti Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Terancam Musnah di Tangan Pengadilan Militer
-
Mahfud Tegaskan Polisi Tak Bisa Menolak Putusan Praperadilan Kasus Andrie Yunus
-
Dadan Hindayana dan Dua Eks Wakil Kepala BGN Diperiksa, Kejagung Gelar Konferensi Pers Sore Ini
-
'Apa Salah Saya?' Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Widiyanti Gara-gara Tak Disapa Saat Rapat
-
Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Dadan Dicopot, Mensesneg: Tunggu Saja Hasilnya