Suara.com - Saat Perayaan Nyepi hari Sabtu (17/3/2018), dua wisatawan asing asal Polandia dan Italia terpaksa harus menginap di Polresta Denpasar. Ka SPKT Polresta Denpasar, Iptu Mess. Rafael, mengatakan ada dua wisatawan yang diamankan pada saat Nyepi.
Dia menjelaskan, setelah ada wisatawan asal Polandia yang diamankan, kemudian ada orang asing dari Italia bernama Savier J Rochas (35) diciduk pecalang di Jalan Dipenogoro, Denpasar.
Wisatawan ini sempat kejar-kejaran dengan para pecalang, dan akhirnya dia dibawa ke Polresta Denpasar.
Kronologis wisatawan itu diamanakan pecalang karena yang bersangkutan berjalan dari Kuta, Badung, kemudian setibanya di supermarket Matahari Robinson, Jalan Diponegoro, yang bersangkutan menuju utara hendak mencari temannya di Jalan Sudirman. Kemudian wisatawan ini pun dilihat oleh pecalang.
“Rencananya dia mau ke kedutaan Spanyol yang ada di Renon, Denpasar. Sewaktu dilihat pecalang ini dia berusaha kabur. Tapi akhirnya tertangkap dan langsung diserahkan ke pos polisi di Diponegoro kemudian dibawa kesini,” ujarnya, di Denpasar pada Minggu (18/3/2018)
Dia menjelaskan, wisatawan tersebut mengaku tinggal di Bali sudah enam bulan, namun tidak tahu ada hari raya Nyepi.
“Dia mengaku kalau dia ini seniman. Tapi kami tidak tahu seniman apa. Dia tinggal di Kuta bersama temannya bernama Ketut Legian,” paparnya.
Dia menerangkan, setelah sampai di Polresta Denpasar, wisatawan itu diberi makan nasi kotak seperti orang Polandia sebelumnya.
Baca Juga: Ada Tawaran Paket Tur ke Eropa 10 Hari Rp7,9 Juta, Mau?
“Kalau wisatawan asal Polandia, dia diamakan pecalang wilayah Denpasar Barat. Dan dia juga sama, tidak tahu ada perayaan Nyepi dan rencananya dia mau ke Kuta,” paparnya.
Dia menambahkan, selama di Polresta Denpasar, kebutuhan mereka tercukupi. “Kami kasih mereka makan. Sama seperti apa yang kami makan,” pungkasnya. [Luh Wayanti]
Berita Terkait
Terpopuler
- Bacaan Niat Puasa Ramadan Sebulan Penuh, Kapan Waktu yang Tepat untuk Membacanya?
- Terpopuler: Waktu yang Ideal untuk Ganti HP, Rekomendasi HP untuk Jangka Panjang
- Tak Hanya di Jateng, DIY Berlakukan Pajak Opsen 66 Persen, Pajak Kendaraan Tak Naik
- LIVE STREAMING: Sidang Isbat Penentuan 1 Ramadan 2026
- Pemerintah Puasa Tanggal Berapa? Cek Link Live Streaming Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 2026
Pilihan
-
Bisnis Dihimpit Opsen, Pengusaha Rental Mobil Tuntut Transparansi Pajak
-
Pesawat Pengangkut BBM Jatuh di Krayan Timur, Pencarian Masuk ke Hutan Belantara
-
Resmi Dibuka! Jadwal Penukaran Uang Baru 2026 Periode Kedua di PINTAR BI Go Id
-
Murka ke Wasit Majed Al-Shamrani, Bojan Hodak: Kita Akan Lihat!
-
Warga Boyolali Gugat Gelar Pahlawan Soeharto, Gara-gara Ganti Rugi Waduk Kedungombo Belum Dibayar
Terkini
-
Omzet Pedagang Takjil di Benhil Melejit di Hari Pertama Ramadan
-
Bantuan Sembako Diaspora Aceh Nyangkut di Bea Cukai, Dasco: Kasih Dispensasi
-
Politisi PDIP Sentil Jokowi Soal Revisi UU KPK: Sebagai Mantan Presiden Tanggung Jawab Itu Tetap Ada
-
PSI Bela Jokowi Soal UU KPK, Tegaskan Revisi 2019 Bukan Inisiatif Presiden
-
Benhil Diserbu Pemburu Takjil di Hari Pertama Ramadan, Muter 3 Kali Demi Jajanan Favorit
-
Ramadhan Hijau 2026 di Masjid Istiqlal! Buka Puasa Massal Hingga Gerakan Tukar Sampah Jadi Uang
-
Ramadan di Ponpes Waria Al-Fatah: Mencari Tuhan di Tengah Stigma dan Sunyi
-
Profil Prihati Pujowaskito: Dirut BPJS Kesehatan, Purnawirawan TNI Asal Solo
-
Kejagung Geledah 16 Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Ekspor Minyak Sawit 2022-2024
-
Profil Eli Fitriyana: DPRD Diduga Pakai Ijazah Palsu, Punya Kekayaan Miliaran