Suara.com - Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, akan melibatkan ahli transportasi dan ahli tata ruang untuk mempelajari kajian Pemprov DKI Jakarta soal penutupan Jalan Jati Baru Raya, Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang dialokasikan untuk PKL.
"Pemprov bilang penutupan jalan itu mempunyai kajian secara teknis. Kami meminta kajian itu, dan nanti akan ditanyakan kepada ahli bidang transportasi serta penataan ruang,” kata Dirkrimsus Polda Metro Komisaris Besar Adi Deriyan Jayamerta, Rabu (21/3/2018).
Dalam penyelidikan tersebut, polisi telah memeriksa sejumlah saksi dari pihak Pemprov DKI. Saksi yang diperiksa adalah Wakil Kepala Dinas Perhubungan DKI Sigit Wijatmoko, dan Kepala Seksi Manajemen Lalu Lintas DKI Ferdinand Ginting.
Kepala Sub Bagian Peraturan Perundang-undangan Bidang Pembangunan dan Lingkungan Hidup Biro Hukum Pemprov DKI Jakarta Okie Wibowo, juga sudah diperiksa.
Berdasarkan keterangan Okie Wibowo, penataan PKL di Jalan Jatibaru itu hanya berlandaskan Instruksi Gubernur Nomor 17 Tahun 2018.
Instruksi itu juga baru dikeluarkan Anies pada 6 Februari 2018, atau setelah penataan PKL di Jati Baru dilaksanakan pada 22 Desember 2017.
Anies dilaporkan Sekretaris Jenderal Cyber Indonesia Jack Boyd Lapian ke Polda Metro Jaya, lantaran diduga melakukan pelanggaran terkait penataan PKL di Jalan Jati Baru.
Jack Boyd melaporkan Anies atas dugaan melanggar Pasal 12 Undang-Undang RI Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan.
Polisi juga telah memeriksa Jack Boyd Lapian sebagai pelapor dalam kasus tersebut. Selain itu, dua saksi yang diajukan Jack Boy yakni Muannas Aladid dan Aulia Fahmi juga sudah diperiksa polisi.
Baca Juga: Film AADC 2 Bikin Anak Muda Senang Pakai Selendang Etnik
Berita Terkait
-
Gubernur DKI Pastikan Persija Bisa Main di SUGBK, Teco: Bagus
-
Fahri Hamzah Beberkan Kronologi Duduk Perkara Kasus Presiden PKS
-
Anies Tak Jadi Melaut ke Kepulauan Seribu, Acara Ini Jalan Terus
-
10 Perwira di Wilayah Polda Metro Jaya Dapat Promosi Jabatan
-
Kasus Presiden PKS, Fahri Hamzah Kembali ke Polda Metro Jaya
Terpopuler
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- 6 Smartwatch di Bawah Rp1 Juta, Fitur Premium untuk Aktivitas Sehari-hari
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
Pilihan
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
Terkini
-
Kader Demokrat Dilaporkan ke Kemen PPA Atas Tuduhan Kekerasan Psikis ke Istri dan Penelantaran Anak
-
BNI Tambah Fitur Keamanan, Aplikasi wondr Tak Bisa Diakses Saat Ada Panggilan Masuk
-
'Mirip Nazi!' Wakil Ketua MPR Kecam Keras UU Hukuman Mati Israel bagi Tawanan Palestina
-
Gara-gara Bak Sampah dan Tatapan Sinis, Eks Ojol di Bekasi Sewa Orang Siram Tetangga Pakai Air Keras
-
Dude Herlino dan Alyssa Soebandono Diperiksa Bareskrim Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun, Ini Faktanya
-
Fakta-fakta Penggeledahan Rumah Ono Surono, Uang Ratusan Juta Disita Hingga Drama CCTV Dimatikan
-
Trump Klaim Hancurkan Jembatan Terbesar Iran, Menlu Araqchi: Kehancuran Moral Amerika Serikat!
-
Bantah 'Disingkirkan' Karena Ungkap Kasus Korupsi, Polda Sulut: Aipda Vicky Pensiun Dini
-
Satgas PRR Percepat Huntap dan Huntara Demi Hunian Layak Penyintas Bencana
-
Klaim Trump Terbantahkan, Intelijen AS Ungkap Iran Masih Simpan 50 Persen Rudal dan Ribuan Drone