Suara.com - Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menyampaikan, penyidikan kasus pembunuhan Calista, bayi berusia 15 bulan yang dianiaya ibunya sendiri Sinta (27) masih terus berjalan. Dia memastikan penanganan kasus itu belum dihentikan.
"Saya ingin klarifikasi terkait kasus bayi Calista di Karawang. Saya cek ke Kapolres karena saya dengar ada wartawan yang bertanya Pak kasusnya dihentikan. Jadi saya nyatakan kasusnya masih jalan," kata Setyo di Mabes Polri, Jakarta, Senin (26/3/2018).
Dia menjelaskan, penyidik dari Polres Karawang saat ini tengah mendalami kasus ini, salah satunya dengan meminta keterangan ahli. Sedangkan Ibu korban yang telah ditetapkan sebagai tersangka kini masih menjadi tahanan Kepolisian.
"Sehingga nanti apa yang diambil keputusan bisa memuaskan semua pihak dan menjadi kepastian hukum. Jadi saya sampaikan kasus ini masih jalan, Ibunya atas nama S itu masih ditahan. Kasusnya masih dikembangkan, nanti kita lihat hasil dari perkembangan selanjutnya," ujar dia.
Setyo menuturkan, temuan kasus ini mulanya bukan dari pengaduan masyarakat, namun laporan temuan Polri sendiri. Namun dalam perkembangan penyidikan kasus ini, Polisi mempertimbangkan unsur kemanusiaan. Sebab Ibu korban diduga kuat mengalami depresi hingga menganiaya bayinya sendiri, selain itu tersangka juga masih memiliki anak yang masih kecil.
"Ketika diproses selanjutnya ternyata dilihat kondisi ibunya, lalu ada anaknya yang masih butuh bimbingan orangtua, sementara tidak ada orangtuanya yang merawat kalau Ibunya masuk penjara. Pertimbangan-pertimbangan itu lah, tapi sampai saat ini masih dalam proses pengumpulan, masih berproses," kata dia.
Dia menambahkan, Polisi memiliki kewenangan untuk menghentikan kasus tersebut dengan pertimbangan dampak yang lebih luas atau atas kepentingan publik yang lebih besar.
"Polisi punya kewenangan, ada diskresi dan ada restorative justice, itu kami mengambil suatu langkah penyelesaian di luar pengadilan. Kalau diskresi kami bisa memutuskan untuk kepentingan yang lebih besar, oleh sebab itu mohon rekan-rekan memahami. Kami akan melihat intinya adalah pertama kepastian hukum, kedua kami menegakkan hukum dengan tidak melanggar hukum," jelas dia.
Berita Terkait
-
Kasus Sama Berulang, Korban Pencurian Malah Jadi Tersangka karena Dianggap Aniaya Pelaku
-
Prabowo Bakal Tambah Polisi Hutan Jadi 70.000 Personil
-
Sri Raja Sacandra: UU Polri 2002 Lahir dari Konflik Kekuasaan, Bukan Amanah Reformasi
-
Viral Remaja 18 Tahun Diperkosa 2 Polisi di Jambi, Impian Jadi Polwan Pupus
-
Video Viral Bongkar Dugaan Manipulasi BAP, Penyidik Polsek Cilandak Diperiksa Propam
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
-
Gempa M 4,2 Guncang Pacitan Terasa hingga Yogyakarta: 7 Orang Luka dan Sejumlah Bangunan Rusak
Terkini
-
Polda Metro Bongkar Jaringan Perdagangan Anak di Jakarta Barat! Empat Balita Berhasil Diselamatkan
-
Timnas Futsal Melaju ke Final Piala Asia 2026, Bahlil Lahadalia: Ah Paten Itu!
-
Benarkah Beras dan Rokok Penentu Garis Kemiskinan Warga Jakarta?
-
Tak Mau Ingkari Putusan Munas Golkar, Bahlil Tegaskan Bakal Dukung Prabowo-Gibran hingga Selesai
-
Waketum PAN Ingin Prabowo Dipasangkan Dengan Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Doa Saja
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Dari Dua Kali Jadi Sekali? MBG Lansia Berpotensi Ikut Skema Rp10 Ribu per Porsi
-
Soal Prabowo Dua Periode, Dasco: Kita Lihat Kepuasaan Masyarakat pada Program Periode Pertama
-
Prabowo Kumpulkan Pengurus hingga Anggota DPR Fraksi Gerindra di Kertanegara Nanti Malam, Ada Apa?
-
Bahlil Ancam Ganti Pengurus Golkar yang Tidak Perform: Ibarat Futsal, Siap-siap Ditarik Keluar!