Suara.com - Toleransi antarumat beragama di Kota Salatiga, Jawa tengah, terbilang erat. Tak ayal, Salatiga pernah mendapat predikat kota paling toleran dari Setara Institute tahun 2017.
Aksi toleransi itu pula yang diperagakan kelompok paduan suara Institut Agama Islam Negeri (IAIN) setempat.
Kelompok paduan suara tersebut, turut mengisi perayaan pekan Paskah di Gereja Kristen Jawa, Kecamatan Sidomukti, Salatiga, Sabtu (31/3/2018).
Video kelompok aduan suara IAIN Salatiga dalam perayaan Paskah itu viral di media sosial, setelah kali pertama diunggah warganet di Facebook yang memakai akun Metta Maryana.
Metta menyebar video itu di sejumlah laman komunitas Faebook seperti Kabar Salatiga dan Cinta Salatiga.
"Pengisian lagu dari Paduan Suara IAIN Salatiga dalam ibadah Paskah di GKJ Sidomukti pagi ini [Minggu]. Damainya kotaku. Dimana dalam keragaman, semua bisa hidup berdampingan dalam suasana yang penuh cinta. Tuhan Memberkati kita semua," tulis Metta sebagai keterangan video tersebut.
Dalam video berdurasi 2 menit 17 detik itu, pemandu ibadah mengakui kelompok paduan suara itu berasal dari IAIN Salatiga.
"Terima kasih paduan suara dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Salatiga," tutur pemandu acara dalam video tersebut.
Namun, aksi toleran tersebut justru menjadi perdebatan warganet. Selain banyak yang melontarkan pujian, ada pula cibiran.
Baca Juga: Pesta Miras Oplosan, 3 Warga Jagakarsa Tewas, Lainnya Dirawat
Alhasil, Metta akhirnya menonaktifkan kolom komentar video unggahannya tersebut. Metta tak mau aksi toleran itu justru menjadi polemik yang kontraproduktif.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Kemenkes Minta Jangan Lagi Ributkan BPJS PBI: RS Harus Tetap Layani Pasien
-
Kemenko Kumham Imipas Sebut Perlu Sinkronisasi Regulasi dalam Penyelesaian Overstaying Tahanan
-
7 Fakta Bencana Tanah Bergerak di Tegal, 804 Warga Mengungsi
-
Pakar Teknik Ingatkan Program Gentengisasi Prabowo Tak Bisa Dipukul Rata
-
Pemanasan Global Ubah Cara Atmosfer Mengurai Gas Rumah Kaca: Apa Dampaknya?
-
Respons Kritik soal Pengangkatan jadi Hakim MK, Adies Kadir: Bisa Tanya ke DPR
-
Lantai Dapur Ambrol ke Sungai, Warga Kutawaringin Ditemukan Tak Bernyawa Usai 4 Hari Pencarian
-
Ramai BPJS PBI Nonaktif, Menkes Sebut Solusi Masih Dibahas Pemerintah
-
Eddy Soeparno: Kalau Ditanya Hari Ini, Saya Dukung Pak Zulhas Dampingi Pak Prabowo di 2029
-
Dugaan Kekerasan Mahasiswa UNISA Yogyakarta Resmi Dilaporkan ke Polresta Sleman