Suara.com - Insiden mobil Ratna Sarumpaet yang diderak tapi langsung dikembalikan Dinas Perhubungan DKI Jakarta setelah sang aktivis menelepon nomor ponsel Gubernur Anies Baswedan, panen cibiran di media-media sosial.
Menurut warganet, peristiwa tersebut menunjukkan ketidakdisiplinan pemprov dalam menegakkan peraturan tanpa tebang pilih.
Bahkan, setelah video insiden itu viral di media sosial, Selasa (3/4/2018), tak sedikit warganet yang membandingkan Anies dengan pendahulunya, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait parkir liar.
Salah satu cara membandingkannya adalah, warganet ramai-ramai mengunggah ulang atau menyebar bidik layar tulisan komedian tunggal Pandji Pragiwaksono.
Tulisan komedian itu sebenarnya sudah lama, yakni tahun 2015, dan berisi kesaksiannya mengenai penegakan peraturan tentang parkir di era Ahok.
Dalam tulisan Pandji di Twitter itu, ia memuji ketegasan Ahok menertibkan parkir liar. Pandji sendiri, pada masa Pilkada DKI 2017, merupakan pendukung Anies dan Sandiaga Uno.
”Si petugas cerita dia pernah derek mobil parkir liar, ternyata punya ketua RW-nya Ahok. Dia ngancem mau nelfon Ahok. Balesan si petugas epik...”
"Telfon Pak Ahok aja, pak. Paling bapak diomelin, orang ini juga saya disuruh Pak Ahok. Si ketua RW kagak jadi nelfon.”
Baca Juga: PT KAI Beri Diskon 15 Persen Harga Tiket Ke Penumpang Rombongan
Dua ”kicauan” lawas Pandji tersebut mendadak kembali viral di media sosial setelah insiden Ratna tersebut.
Sebelumnya diberitakan, Ratna Sarumpaet mengakui menelepon nomor ponsel Anies saat petugas Dinas Perhubungan setempat menderek mobilnya di Taman Tebet, Jakarta Selatan, Selasa (3/4) pagi.
Ia menuturkan, dirinya menelepon Anies karena berada di pihak yang benar dalam insiden tersebut. Sebab, tempat dirinya memarkir mobil tak ada rambu tanda larangan.
“Saya dan anak mau olah raga, dan memarkirkan mobil di sekitar taman. Tapi warga berteriak, bilang ’bu, mobil ibu diderek petugas’. Saya kesal, karena tidak ada rambu dilarang parkir di tempat itu,” terangnya.
Ia menuturkan, benar-benar menelepon nomor ponsel Anies. Tapi, yang mengangkat adalah staf Anies, dan ia menceritakan persoalan tersebut agar disampaikan kepada sang gubernur.
Ratna mengungkapkan, mobil miliknya akhirnya dikembalikan petugas ke rumahnya pada Selasa Siang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Sepakat Saling Memaafkan, Aksi Saling Lapor Waketum PSI Berujung Damai
-
Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Penguatan Peran MRP dalam Penyusunan RPP Perubahan Kedua PP 54/2004
-
Bukan Sekadar Pameran E-Voting, Wamendagri Minta Fasilitas Simulasi Pemilu Jadi Pusat Kebijakan
-
Wajah Baru Jakarta Menuju 5 Abad: Koridor Rasuna Said Jadi Pusat Diplomasi dan Budaya
-
Wamen PANRB Tegaskan Era Digital Butuh Pemimpin Visioner, Bukan Sekadar Manajer
-
Momen Haru Eks Wamenaker Noel Peluk Cium Putrinya usai Sidang: Ini yang Buat Saya Semangat
-
Korea Utara Tantang AS dan Sekutu: Jangan Atur-atur Kami Soal Nuklir
-
Sekarang Malu dan Menyesal Terima Uang Rp3 Miliar dan Ducati, Noel: Saya Minta Ampun Yang Mulia
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah