Suara.com - PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi 1 memberikan diskon sebesar 15 persen untuk penumpang rombongan tujuan Yogyakarta, Semarang, Bandung, Surabaya dan Malang.
Senior Manajer Humas KAI Daop 1 Edy Kuswoyo dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (4/4/2018), mengatakan program diskon 15 persen ini berlaku untuk rombongan minimal 20 Orang atau penumpang untuk keberangkatan hari Senin sampai dengan Kamis tanggal 4,5,9,10,11,12,16,17,18,19,23,24,25,dan 26 April 2018 dan tanggal 2,3,7,8,14,15,16,17,21,22,23,24, dan 30 Mei 2018.
"Tidak berlaku untuk keberangkatan Hari Jumat sampai Minggu H-1 sebelum hari besar/hari Libur Nasional dan Hari Besar/Hari Libur Nasional," katanya.
Berikut adalah mekanisme pengajuan rombongan, pembayaran dan tiket sebagai, yaitu mengajukan permohonan kepada senior manager/ manager angkutan penumpang daerah, menandatangani berita acara kesepakatan rombongan.
Pemohon wajib memberikan uang muka angkutan rombongan serendah-rendahnya 25 persen dari total yang harus dibayar pada saat penandatanganan berita acara kesepakatan.
Tiket rombongan yang sudah tercetak tidak dapat diganti nama, tiket rombongan yang sudah tercetak dapat dibatalkan dan dapat diubah jadwal.
"Dengan dihadirkannya program diskon seperti ini, diharapkan akan dapat menarik minat masyarakat untuk menggunakan moda transportasi KA sehingga dapat mengurangi kemacetan dan polusi di jalan raya karena lebih aman dan nyaman naik kereta api," kata Edy.
Pastikan pemesanan tiket sesuai identitas bagi yang akan bepergian dan jika identitas tidak sesuai maka tiket dinyatakan tidak berlaku, pastikan jadwal keberangkatan dan tanggal keberangkatan KA dan pertimbangkan waktu tempuh perjalanan menuju stasiun keberangkatan KA.
Untuk kenyamanan pengguna jasa KA, agar menghindari membeli tiket dari penawaran jasa perorangan yang akan merugikan konsumen, pastikan reservasi melalui agen atau saluran resmi yang bekerjasama dengan PT KAI. (Antara)
Berita Terkait
-
Mengapa Kecelakaan Kereta Masih Terjadi di Era Modern? Ini Alasan di Balik Tragedinya
-
KA Argo Bromo Anggrek Ganti Nama, Tiket Lama Apakah Masih Berlaku? Ini Penjelasannya
-
Jangan Menduga-duga, Menhub Minta Semua Pihak Tunggu Hasil Investigasi Kecelakaan KRL
-
Tragedi Bekasi Timur Jadi Alarm Keras, Rieke Desak Perpres Tata Kelola Kereta Api Segera Terbit
-
Saya Memihak Menteri PPPA: Menempatkan Lelaki di Depan Bukan Diskriminasi, Tapi Logika Perlindungan
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Purbaya Janjikan Kredit Bunga Rendah ke Industri Tekstil, Maksimal 6 Persen
-
IHSG Masih Gagah Menguat, Betah di Level 7.000
-
RUPS 2025 Patra Jasa Catat Kinerja Positif Dorong Pertumbuhan Pendapatan Perusahaan
-
Rupiah Konsisten Menguat pada Rabu
-
Dihantam China, Purbaya Mau Hidupkan Lagi Mimpi Indonesia soal Nikel
-
Apa itu Panda Bonds? Benarkah Ngutang ke China Bisa Perkuat Rupiah?
-
Trading Saham Tak Lagi Andalkan Insting, Tapi Bisa Pakai AI
-
Indonesia Sudah Stop Impor Solar Sejak April
-
Mengapa Danantara Berani Investasi di Saham Gocap Milik GOTO? Apa Untungnya?
-
Digitalisasi Sampah di Desa Tamanmartani, 1.400 Warga Bisa Bayar Lewat QRIS BRI Depan Rumah