Suara.com - Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Mulyono menegaskan, hanya satu orang prajurit matranya yang tewas dalam kontak senjata dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) di Banti, Tembagapura, Kabupaten Timika, Papua, Minggu malam hingga Senin (1-2/4) awal pekan ini.
"TNI yang mati satu saja," ujar Mulyono di depan Kantor Presiden, Jakarta Pusat, Rabu (4/4/2018).
Berdasarkan kronologi versi TNI, baku tembak itu berawal dari prajurit berusaha masuk ke Banti sejak Minggu akhir pekan lalu.
Namun, TPNPB—sayap militer Organisasi Papua Merdeka—mengadang TNI sehingga terjadi baku tembak.
Anggota TNI yang gugur dalam baku tembak itu yakni Prajurit Satu (Pratu) Vicky Rumpaisum, anggota Yonif 751/Raider. Sedangan dari pihak OPM, dua orang tewas.
Selain menewaskan tiga orang, ada rumah warga yang terbakar.
Berdasarkan keterangan resmi Mulyono, rumah warga tersebut bukan dibakar TNI. Baku tembak ini diduga sebagai bentuk realisasi ultimatum perang yang disampaikan TPN-OPM beberapa waktu lalu.
Menurut Mulyono, TNI sudah menguasai empat kampung di daerah tersebut yang sebelumnya menjadi basis TPNPB/OPM.
”Empat distrik, mulai dari Utikini, Banti 1, Banti 2, ada satu lagi, dan empat sudah kami duduki semua," tandasnya.
Baca Juga: Enam Hakim MK Belum Laporkan LHKPN Secara Periodik ke KPK
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Tantangan Iklim Makin Kompleks, Pendekatan Interdisipliner Dinilai Jadi Kunci
-
Kisah Penjaga Perlintasan di Jogja: Lari Kibarkan Bendera Merah Hentikan Kereta saat Ada Mobil Mogok
-
Tewas Dalam Kebakaran, Jenazah Anggota BPK Haerul Saleh Dimakamkan di Kolaka
-
Mampu Serap Banyak Karbon, Lahan Gambut Jadi Fokus Penelitian Global Untuk Perkuat Kebijakan
-
Dikenal Baik dan Suka Menolong, Menteri Koperasi Ngaku Sering Tukar Pikiran dengan Haerul Saleh
-
Haerul Saleh Wafat dalam Tragedi Kebakaran, Mentan: Beliau Selalu Mengedepankan Kepentingan Bangsa
-
Polemik Anggaran Pendidikan! JPPI Sebut Jutaan Guru Hidup dengan Upah Tak Layak
-
Kasus Pelecehan Santri Pati: Selly Gantina Ingatkan Bahaya Sembunyikan Pelaku
-
Gus Ipul Konsultasi Soal Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Rp 27 Miliar ke KPK
-
Peneliti Ungkap Hubungan Penyusutan Danau Turkana dengan Aktivitas Gempa Bumi