Suara.com - Penginapan Wringin Anom Inn, Lawang, Kabupaten Malang menjadi tempat terakhir grup seks tukar pasangan suami istri (Swing), Sparkling berpesta seks sebelum ditangkap, Senin (16/4/2018) kemarin. Suara.com mendatangi tempat itu dan menemui pemiliknya.
Totok Wahyu Indiarto, pemilik sekaligus pengelola penginapan bercerita kronologi kelompok seks bertukar pasangan itu berakhir. Dimulai dari pukul 22.30 WIB kemarin.
"Mereka (para pasangan suami istri) masuk sekitar pukul 10.30 malam," cerita Totok di Wringin Anom Inn.
Saat itu, katanya, tiga lelaki check in dalam satu kamar di tengah pergantian shift. Mereka menumpang sebuah mobil MPV. Sesuai prosedur, kamar maksimal hanya dihuni tiga orang dewasa. Mereka membayar Rp 220 ribu per malam, beserta tempat tidur tambahan.
Namun, sebelumnya mereka hilir mudik di depan penginapan sejak pukul 20.00 WIB. Mereka sempat mencari kamar yang dilengkapi ruang pertemuan. Karena tak memiliki kamar yang dimaksud, sehingga kembali.
"Menurut pegawai yang bertugas. Sempat ada sebuah mobil menyusul dan seorang perempuan turun," katanya.
Namun, ia tak curiga karena perempuan itu mengaku warga Singosari dan hanya mengantar tamu menginap.
Setelah kunci diberikan, ketiga orang tersebut memarkir mobil di depan kamar. Kamar berada di bagian depan yang berderet dengan tiga kamar lainnya. Mereka langsung masuk ke dalam kamar.
"Dari luar tak ada gelagat yang mencurigakan. Kamar sepi, jika gaduh penghuni kamar lain pasti protes," katanya. Sekitar pukul 24.00 WIB, sejumlah personil polisi datang dan menggerebek kamar tersebut.
Baca Juga: Penampakan Kamar B4 yang Dipakai Pesta Seks Grup Sparkling
Saat menggerebek, polisi sempat menyita alat komunikasi para pegawai. Mereka, katanya, hanya mengamati penggrebekan dari luar. Tak tahu proses penggrebekan. "Semua terekam di CCTV ada 24 kamera di sini," ujarnya.
Totok menambahkan jika penginapan yang memiliki 39 kamar ini tak digunakan untuk short time. Ia menjamin jika penginapan digunakan baik-baik. Terutama digunakan menginap keluarga yang transit untuk berwisata ke Batu atau Bromo. (SUGIANTO)
Berita Terkait
-
Penampakan Kamar B4 yang Dipakai Pesta Seks Grup Sparkling
-
Tukar Suami Istri di Grup Seks Sparkling Dilakukan Tanpa Membayar
-
Cerita Sparkling, Grup Seks Bertukar Suami Istri di Jawa Timur
-
Syarat Agar Bisa Gabung Grup Tukar Pasangan Suami Istri Sparkling
-
Ingin Hubungan Seks Tahan Lama? Lakukan Lima Cara Ini
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan