Suara.com - Lelaki berinisial MG ditemukan tak lagi bernyawa di dalam bus Gunung Harta, yang berhenti di Terminal Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat (20/4/2018).
Sebelum diketahui tewas, lelaki berusia 45 tahun itu dikira masih terlelap tidur oleh penumpang lainnya.
Kapolsek Maospati Komisaris Basuki Dwikoranto mengatakan, MS adalah warga Kediri. Ia menumpangi bus itu dari Jakarta dengan tujuan kampung halamannya.
”MG naik bus itu dari Jakarta menuju Kediri, dan duduk di kursi bagian tengah sebelah kiri sopir bus. Saat tiba di Rumah Makan Duta, Ngawi, bus itu berhenti untuk sarapan,” kata Basuki seperti diberitakan Madiunpos—jaringan Suara.com.
Saat berhenti di rumah makan itu, pria tersebut tidak bangun dan dikira masih tertidur. Seusai sopir dan penumpang sarapan, bus kemudian melanjutkan perjalanan menuju ke Maospati.
Dalam perjalanan, seorang penumpang mengetahui MG itu sudah tidak mengembuskan nafas.
"Setelah dibuktikan, ternyata benar korban sudah meninggal. Akhirnya bus masuk ke Terminal Maospati dan melaporkan hal itu ke Polsek Maospati," terangnya.
Polisi kemudian membawa jasad pria itu ke Rumah Sakit Umum Magetan, untuk diautopsi dan menunggu pihak keluarga. Penyeban kematian MG masih didalami kepolisian.
"Untuk sebab-sebab kematian tersebut masih dalam penyelidikan pihak Polsek Maospati," tandasnya.
Baca Juga: Tarif LRT Palembang Diperkirakan Rp5.000
Berita ini kali pertama diterbitkan Madiunpos.com dengan judul ”Penemuan Mayat Magetan: Dikira Tidur, Pria Kediri Ternyata Meninggal di Gunung Harta”
Berita Terkait
-
Uang 33 Nasabah BRI Hilang Misterius, Mabes Polri Duga Diretas
-
Diduga Gila, Polisi Periksa Kejiwaan Seorang Pembunuh di Magetan
-
Dikira Tidur, Tukiran Ternyata Meninggal di Atas Becaknya Sendiri
-
Gara-Gara Gol Bunuh Diri, Bocah SD Lumpuh Dikeroyok Temannya
-
Asyik Bermain di Sekitar Sungai, Vita Hanyut Kebawa Arus
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
-
Menlu Iran: Demi Allah! Kami Akan Balas Kematian 51 Siswi SD yang Dibantai Israel - AS
Terkini
-
Marcella Santoso Mengaku Korban Mafia Peradilan, Penegak Hukum Minta Uang ke Anak Buah
-
Serangan Kilat AS-Israel di Hari Pertama Gagal Total! 200 Tentara Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Iran Serang Ibu Kota Arab Saudi
-
Iran Meradang 70 Pelajar Jadi Korban, di Negara Timur Tengah Mana AS 'Parkir' Kendaraan Militer?
-
Biang Kerok Perang Pakistan vs Afghanistan, Tehreek-e-Taliban Pakistan Didanai Siapa?
-
Pramono Anung Ingin Pasang CCTV di Hutan Kota Cawang Usai Laporan Penyalahgunaan Fasilitas Publik
-
Pramono Anung Waspadai Dampak Serangan AS-Israel ke Iran: Harga Barang di Jakarta Bisa Melonjak
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius