Suara.com - Tim gabungan dari bagian perawatan maskapai Lion Air, Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadaman Kebakaran (PKPPK) Bandara Soekarno-Hatta dan Bandara Djalaludin Gorontalo, pada Rabu dini hari (2/5/2018), akhirnya berhasil mengevakuasi pesawat maskapai Lion Air yang tergelincir.
Sebelumnya diwartakan pesawat Boeing 737-800 bernomor penerbangan JT 892 milik Lion Air tergelincir saat mendarat di Bandara Djalaludin Gorontalo, pada Minggu (29/4/2018).
Kepala Bandara Djalaludin Gorontal, Power Sihaloho mengatakan pesawat baru dapat dievakuasi pada hari kedua pelaksanaan atau hari ketiga usai tergelincir.
"Dengan kerja keras dan sinergitas kita dapat melakukan evakuasi pesawat tepat pukul 00.35 WITA," ungkap dia.
Ia menjelaskan tim sempat menemui kendala pada proses evakuasi. Tim telah sebanyak dua kali berusaha menarik pesawat, tetapi selalu gagal.
"Pada evakuasi pertama gagal total karena roda kiri dan kanan amblas ke tanah, kemudian pada evakuasi kedua pesawat sempat bergerak saat roda depan dan roda kanan sudah berada di aspal, tapi sebelah kiri amblas lagi," kata dia.
Setelah beristirahat, Power mengatakan dengan teknis yang teliti dan penuh kesabaran, akhirnya pesawat bisa dievakuasi sepenuhnya.
Adapun pesawat Lion Air itu membawa 174 penumpang dan tujuh orang kru. Sebanyak dua penumpang dikabarkan mengalami cedera akibat insiden tersebut. Kecelakaan itu sendiri kini sedang diselidiki oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi. (Antara)
Berita Terkait
-
Guru di Gorontalo Ditegur Saat Live TikTok di Jam Kerja, Panik dan Minta Maaf
-
Gaji ASN Gorontalo Macet di Awal 2026, Ini Fakta-faktanya
-
Gaji ASN Pemprov Gorontalo Macet, Gubernur Gusnar Ismail Sampaikan Permohonan Maaf
-
Lowongan Kerja Lion Air Group Terbaru 2026 untuk Semua Jurusan
-
Banjir Rendam 120 Rumah dan 40 Hektare Sawah di Gorontalo
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
-
Gempa Pacitan Guncang Jogja, 15 Warga Terluka dan 14 KA Berhenti Luar Biasa
Terkini
-
IPW Nilai Polri Bisa Mudah Dipengaruhi Kepentingan Politik Jika di Bawah Kementerian
-
Semangat Berdikari, Soekarno Run Runniversary 2026 Siapkan Beasiswa Pelajar dan Inovasi 'Zero Waste'
-
Anggota DPRD DKI beberkan kondisi memprihatinkan Flyover Pesing
-
Sekolah Rakyat Tuban Tunjukkan Dampak Positif, Sekolah Permanen Disiapkan
-
Ferdinand Hutahean: Penempatan Polri di Bawah Kementerian Bukan Solusi Benahi Keluhan Masyarakat
-
Usai Gelar Perkara, KPK Tetapkan Status Hukum Hakim dan Pihak Lain yang Terjaring OTT di Depok
-
KPK Geledah Kantor Pusat Bea Cukai dan Rumah Tersangka, Dokumen hingga Uang Tunai Diamankan
-
Indonesia Police Watch Tolak Wacana Polri di Bawah Kementerian: Akan Jadi Pembantu Politisi
-
Filosofi Jersey Soekarno Run 2026: Mengusung Semangat Berdikari dan Simbol Perjuangan
-
Golkar Dukung Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Gaza: Politik Bebas Aktif, Mengalir tapi Tidak Hanyut