Suara.com - Politisi Gerindra bersyukur Kepolisian Daerah Jawa Barat secara resmi mengeluarkan Surat Penghentian Penyidikan Perkara (SP3) kasus dugaan penghinaan Pancasila pentolan FPI Rizieq Shihab.
Dia yang bersyukur adalah Anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra, Andre Rosiade. Dia menilai SP3 sebagai gambaran jika terjadi kriminalisasi terhadap ulama.
"Alhamdulillah mudah-mudahan kasus yang terindikasi kriminalisasi terhadap ulama juga bisa dihentikan semuanya. Sehingga kecurigaan masyarakat dan ummat bahwa pemerintah tidak pro ulama dan ummat, bisa berhenti. Harapan kita seperti itu," kata Andre kepada Wartawan, Jumat (4/5/2018).
Dia juga berharap kasus pornolografi Rizieq di Polda Metro Jaya bisa dihentikan juga. Dia juga menilai jika SP3 itu terjadi, Indonesia tak akan gaduh.
Sebab dia klaim kasus-kasus hukum yang melibatkan para ulama, sejauh ini menimbulkan persepsi publik bahwa pemerintah memiliki jarak dengan para ulama.
"Habib Rizieq bisa pulang, sehingga pendukung Habib Rizieq dan ulama tidak terus komplain kepada presiden," ujar Andre.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
Dari MBG Sampai ASRI, Presiden Prabowo Menggugah 4 Ribu Lebih Peserta Rakornas Kemendagri 2026
-
Eksekusi Brutal di Bali: Dua WNA Australia Dituntut 18 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Berencana
-
Eks Pejabat Kemendikbud Akui Terima Rp701 Juta dari Pemenang Tender Chromebook
-
Skandal Suap Jalur Kereta Api, KPK Cecar Direktur Kemenhub Jumardi Soal Aliran Dana dan Tender
-
Pantura Genuk Minim Genangan di Musim Hujan, Infrastruktur Pengendali Banjir Dioptimalkan
-
Satgas PKH Sedang Verifikasi Temuan PPATK Soal Hasil Penambangan Emas Ilegal Senilai Rp992 Triliun
-
Pandji Pragiwaksono Dicecar 48 Pertanyaan Usai Diperiksa Bareskrim: Saya Ikuti Prosesnya Saja
-
Lebih Ganas dari COVID-19, Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi Virus Nipah yang Mematikan
-
Dirut Garuda dan Perwakilan Embraer Sambangi Istana, Bahas Rencana Pembelian Pesawat?
-
Jakarta Makin Gampang Tenggelam, Sudah Waktunya Benahi Tata Ruang?