Suara.com - Indonesia akhirnya mau mengeluarkan visa bagi warga Israel untuk berkunjung sebagai wisatawan, meski tak mau memunyai hubungan diplomatik.
”Destinasi cantik yang hanya bisa dilihat oleh orang Israel di bioskop, akan segera dapat diakses sekarang. Karena Indonesia, negara Muslim terbesar di dunia, menerima permohonan visa pariwisata dari Israel,” tulis media Haaretz, Kamis (3/5/2018).
Selama ini, warga Israel hanya bisa memeroleh visa bisnis ke Indonesia dengan biaya tergolong mahal, yakni sekitar USD 800 atau setara Rp 11 juta.
”Meskipun tidak ada yang ditandatangani antara kedua pihak, Indonesia membuka biro di Israel untuk mempermudah warga mengajukan permohonan visa wisata sejak Selasa, 1 Mei.”
Orang Israel hanya dapat mengajukan permohonan melalui biro tersebut, dan dikenakan biaya USD 135 untuk kunjungan wisata 30 hari. Lama kunjungan bisa diperpanjang dengan biaya USD 35 per hari.
Jika permintaan visa disetujui oleh pihak berwenang di Indonesia, warga Israel tetap harus mengambilnya di Kedutaan Besar Indonesia di Singapura.
”Tak hanya itu, untuk mengambil visa di KBRI Singapura, warga Israel diharuskan membayar SGD 75. Alternatifnya, pihak KBRI Singapura akan mengirimkan visa itu ke Israel kalau warga mau membayar tambahan SGD 50. Sangat melelahkan,” kritik Haaretz.
Berita Terkait
-
Jokowi Minta Perkuat Kerjasama dengan Negara Pasifik Selatan
-
Duel Daud Berikutnya di Indonesia? Okto: Konsekuensinya Tak Murah
-
Daud Yordan Berharap Duel Berikutnya Digelar di Indonesia
-
Tembak Mati Bocah Palestina, Polisi Israel Cuma Dipenjara 9 Bulan
-
Palestina: Tak Ada Perdamaian dengan Israel Tanpa Yerusalem
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT