Suara.com - Markas Korps Brimob, Kelapa Dua Depok, Jawa Barat, dijaga ketat pada Rabu (9/5/2018) dini hari setelah terjadi bentrokan antara tahanan dengan petugas.
Seperti yang dipantau Suara.com di lokasi, beberapa petugas berseragam lengkap dan berpakaian preman menenteng senjata berjaga di depan Mako Brimob.
Tak hanya itu, kawat berduri juga dibentangkan di depan gerbang utama Mako Brimob.
"Maaf, mundur. Jauhi lokasi dulu ya," kata seorang anggota polisi berseragam bebas di lokasi.
Belum diketahui pihak mana yang terlibat dalam bentrokan di Mako Brimob. Informasi yang beredar menyebutkan bahwa bentrokan melibatkan tahanan teroris dan petugas polisi.
Mabes Polri sendiri baru mengakui bahwa terjadi bentrokan dan saat ini telah ditangani oleh petugas.
"Betul ada insiden dan sekarang sedang ditangani oleh Brimob dan Kepolisian setempat," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal M Iqbal.
Mako Brimob memang dikenal sebagai salah satu fasilitas tahanan bagi para narapidana teroris di Tanah Air. Tetapi di tempat yangs sama juga ditahan mantan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, terpidana dalam kasus penistaan agama.
Berita Terkait
-
Ngeri! Bawa Bom Molotov Buat Tawuran, 18 Remaja di Bekasi Diciduk Brimob
-
Tudingan Sesat Imigrasi AS, Sebut Wasit Omar Artan Terlibat Organisasi Teroris
-
Bukan Tanpa Alasan! KPK Jelaskan Kehadiran Brimob Bersenjata saat Geledah Rumah Silmy Karim
-
Dijaga Ketat Brimob Bersenjata Laras Panjang, Rumah Silmy Karim Masih Digeledah KPK Sore Ini
-
Oknum Brimob Ini Tak Cukup Dipecat, Bareskrim Turun Tangan Usut Perannya di Sarang Narkoba Samarinda
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Terpilih dari 600 Pendaftar, 9 Siswa Indonesia Lanjut Kuliah ke Jepang dengan Beasiswa Penuh
-
Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK
-
Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha
-
Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Bakal Ajukan PK ke Mahkamah Agung
-
Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara
-
KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen
-
Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur
-
Kawal Sidang Nikita Mirzani, Rieke Diah Pitaloka Cium Aroma 'Paket Kilat' Putusan Kasasi MA
-
Safari Politik DPR untuk Revisi UU Pemilu Bergulir, Putusan MK dan Ambang Batas Disorot
-
Siap-siap! KPK akan Lelang Barang Mewah Eks Wamenaker Noel, Ada Ducati Hingga Mobil BAIC