Suara.com - Kapolda Jawa Timur Inspektur Jenderal Machfud Arifin merilis jumlah koban meninggal dunia dalam tragedi bom bunuh diri di 3 Gereja, sampai Selasa (15/5/2018). Jumlah korban jiwa dalam tragedi itu mencapai 13 orang.
Jumlah tersebut termasuk terduga teroris yang juga ikut tewas dalam aksi bom bunuh diri yang terjadi pada Minggu (13/5) akhir pekan lalu.
Sedangkan korban yang mengalami luka-luka dan masih dalam proses pemulihan, sebanyak 33 orang. Mereka dirawat di beberapa Rumah Sakit di Surabaya.
"Termasuk anggota Polri. Mudah-mudahan cepat berkurang, dari 33 bisa kembali pulih terangnya," katanya, Selasa (15/5/2018).
Ia menjelaskan, dari total 13 korban tewas, 12 orang di antaranya dipulangkan dan telah diserahkan kepada keluarga masing masing. Hanya satu korban diduga atas nama Bayu, yang belum diserahkan.
Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera sempat menyampaikan korban masyarakat tragedi bom berjumlah 57 orang sedang dirawat. [Achmad Ali]
Berita Terkait
-
Foto Wanita Berjilbab Tangisi Jenazah Korban Bom Gereja Ini Viral
-
Puji Kuswati, Dimanja dengan Kemewahan Tapi Pilih Bom Bunuh Diri
-
Garda 212: Bom Surabaya Pengalihan Isu, Jangan Salahkan Teroris
-
Bocah Pelaku Bom Bunuh Diri Tak Mau Ikut Pelajaran Agama dan PKN
-
Ledakkan Gereja dan Polres Surabaya, Teroris Pakai Bom Ibu Setan
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
KPK Sampai Kejar-kejaran, Terungkap Nego Suap Sengketa Lahan di PN Depok dari Rp1 M Jadi Rp850 Juta
-
Penampakan Isi Tas Ransel Hitam Berisi Rp850 Juta, Bukti Suap Sengketa Lahan di PN Depok
-
Bukan Rugikan Negara Rp2,9 T, Pertamina Justru Untung Rp17 T dari Sewa Terminal BBM Milik PT OTM
-
Sidang Hadirkan Saksi Mahkota, Pengacara Kerry: Tidak Ada Pengaturan Penyewaan Kapal oleh Pertamina
-
Sukses, Peserta dari Empat Provinsi Antusias Ikuti Workshop "AI Tools for Journalists" di Palembang
-
KPK Tahan Ketua dan Wakil Ketua PN Depok, Buntut Dugaan Minta Fee Rp850 Juta
-
Yudi Purnomo Soal Wacana Polri di Bawah Kementerian: Ingat Pengalaman KPK
-
Soal Usul Duet Prabowo-Zulhas di 2029, Dasco: Kita Anggap Wacana dan Hiburan Buat Rakyat
-
Dasco Ungkap Arahan Prabowo di HUT ke-18 Gerindra: Jaga Uang Rakyat, Jangan Berbuat Perilaku Tercela
-
Gerindra Akhirnya Minta Maaf, Atribut Partainya Ganggu Masyarakat di Jalan