Suara.com - Malang nian nasib siswi berinisal MY (19) yang terpaksa melayani nafsu pria hidung belang atas perintah sang pacar, yakni Sony Setiawan (20).
Pemuda tanggung tersebut memasarkan jasa seks sang kekasih kepara para pelanggannya melalui media sosial.
"Pelaku melalui ponsel menawarkan pacarnya sendiri (MY) untuk memberikan pelayanan seks kepada pemesan," kata Kapolres Pelabuhan Tanjung Priok Ajun Komisaris Besar Eko Hadi S, Rabu (16/5/2018).
Eko menjelaskan, untuk bisa menyewa MY, Soni mematok harga sebesar Rp 600 ribu kepada para pelanggan.
Soni yang masih berstatus mahasiswa itu juga telah menyiapkan sebuah kamar hotel di kawasan Sunter, Jakarta Utara sebagai lokasi prostitusi.
Sony mendapatkan keuntungan sebesar Rp 100 ribu dari MY bila sudah bisa memuaskan seks para pelanggan.
Prostitusi ini terbongkar setelah polisi melakukan penyamaran sebagai pelanggan. Petugas langsung menangkap Soni saat berada di Hotel D'ARCICI Sunter, Tanjung Priok Jakarta Utara pada Minggu (13/5) malam.
Melalui penangkapan itu, polisi menyita uang Rp 700 ribu, dua kondom, satu kunci kamar hotel, kuitansi pembayaran hotel dan satu ponsel merek Samsung.
Atas perannya sebagai mucikari, Sony dijerat Pasal 296 KUHP Juncto Pasal 506 KUHP. Pemuda tersebut kini harus meringkuk di rumah tahanan Polres Pelabuhan Tanjung Priok.
Baca Juga: Ini Dia Terduga Teroris yang Ditangkap di Tangerang
Berita Terkait
-
Dituduh Langgar Hukum Aceh, 8 Orang Bukan Pasutri Dicambuk
-
Singgung Pejabat Sebelumnya, Anies Tambah Pengawas Hiburan Malam
-
Cegah Prostitusi di Apartemen, Ini Resep dari Sandiaga Uno
-
Pemprov DKI Kurang Maksimal Awasi Tempat-tempat Rawan Prostitusi
-
Satu Jam, PSK Apartemen Kalibata City Patok Tarif Rp850 Ribu
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Komisi III DPR RI Sayangkan Guru Honorer di Probolinggo Dipidanakan karena Rangkap Jabatan
-
Sebut Dakwaan Jaksa Tidak Terbukti, Kerry Riza Minta Pembebasan dan Pengembalian Aset
-
Tragedi NS dan Fenomena Filisida: Mengapa Rumah Jadi Ruang Berbahaya bagi Anak?
-
Kubu Kerry Riza Sebut Jaksa Paksakan Keputusan Bisnis Jadi Tindak Pidana Korupsi
-
Konflik Kartel Meksiko Geser Rantai Pasok Narkoba ke Indonesia, BNN Waspadai Jalur Alternatif
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
Jelang Vonis Korupsi Pertamina, Ketua Hakim Beri Peringatan Keras: Jangan Coba-coba Pengaruhi Kami!
-
Sudah Jatuh Tertimpa Tangga: Kerry Adrianto Merasa Dijebak dalam Kasus Korupsi Pertamina
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan