Suara.com - Ketua Pansus Revisi UU Terorisme dari Fraksi Partai Gerindra, Muhammad Syafii tidak habis pikir dengan persidangan untuk terdakwa kasus tindak pidana teroris, Aman Abdurrahman. Dalam sidang tersebut, kita suci Al Quran dijadikan sebagai alat bukti oleh jaksa penuntut umum.
"Persidangan aneh itu menurut saya yah, kalau kemudian kitab suci jadi alat persidangan. Ini sudah luar biasa," kata Syafii di DPR, Jakarta, Jumat (18/5/2018).
Menurut Syafii, tak ada yang dapat dibuktikan dari Al Quran dalam suatu persidangan. Jika isi Al Quran yang dipersoalkan, mestinya ahli lah yang dimintai keterangan, bukan Al Quran yang dijadikan alat bukti.
"Itu kan aneh ya, apa yang harus dibuktikan disitu. Kalau soal isinya kita harus pakai ahli dong, jangan Al Quran," ujar Syafii.
Syafii mengatakan, Al Quran bukalah benda biasa yang dapat dijadikan sebagai mainan atau alat bukti di pengadilan. Kata dia, sikap tersebut sudah kebablasan.
Bahkan, kata dia, tak cuma Al Quran yang tak boleh dijadiakan alat bukti. Tetapi semua kitab suci yang sangat diyakini kebenarannya oleh semua pemeluk agama tertentu di dunia.
"Itu aneh dan kebablasan. Harusnya jangan dijadikan alat bukti dong. Itu semua kitab suci tidak boleh ya," kata Syafii.
Berita Terkait
-
Murni Dukungan atau Strategi Politik: Apa Sebenarnya di Balik Suara Lantang Prabowo Dua Periode?
-
Soal Perpres Pelibatan TNI Tangani Terorisme, Wamenhan: Penegakan Hukum Tetap di Polri
-
NasDem Nilai Wacana Prabowo Dua Periode Masuk Akal, Approval Rating Hampir 80 Persen Jadi Dasar
-
Dasco Angkat Bicara Soal 2 persen Publik Tak Puas Kinerja Prabowo: Ini Penting!
-
79,9 Persen Publik Puas pada Prabowo, Dasco: Catatan Ketidakpuasan Tetap Penting
Terpopuler
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- Baru! Viva Moisturizer Gel Hadir dengan Tekstur Ringan dan Harga Rp30 Ribuan
- 6 Tablet Murah dengan Kamera Jernih, Ideal untuk Rapat dan Kelas Online
- 5 HP Infinix Terbaru dengan Performa Tinggi di 2026, Cek Bocoran Spefikasinya
Pilihan
-
Kabar Duka: Mantan Pemain Timnas Indonesia Elly Idris Meninggal Dunia
-
Cibinong Mencekam! Angin Kencang Hantam Stadion Pakansari Hingga Atap Rusak Parah
-
Detik-Detik Mengerikan! Pengunjung Nekat Bakar Toko Emas di Makassar
-
Lika-liku Reaktivasi PBI JK di Jogja, Antre dari Pagi hingga Tutup Lapak Jualan demi Obat Stroke
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
Terkini
-
Soroti Kebocoran di Bea Cukai, Thony Saut Situmorang Singgung Indeks Persepsi Korupsi
-
Pejabat Pajak Jadi Direksi 12 Perusahaan, Eks Penyidik KPK Sebut Ada Konflik Kepentingan
-
Bocah Nduga Tewas dan Jasadnya Diduga Dihilangkan, Theo Hesegem Laporkan ke Jakarta
-
Guru Telanjangi 22 Siswa SD di Jember, Komisi X DPR: Harus Ada Efek Jera, Bila Perlu Diberhentikan
-
Sodorkan Zulhas Dampingi Prabowo, PAN Sedang Cek Ombak atau Serius?
-
Ahmad Doli Kurnia Laporkan Dugaan Kekerasan Seksual Anak di Asahan ke KPAI
-
Wamenhaj: Asrama Haji Akan Jadi 'Pusat Ekonomi Umrah', Semua Jemaah Wajib Lewat Sini!
-
Mendagri Minta Jajarannya Dukung Transformasi dan Arah Kebijakan Presiden
-
Transjakarta Berduka dan Serahkan Penyelidikan Kecelakaan Maut di Pondok Labu ke Polisi
-
Tolak PSN Merauke, Majelis Rakyat Papua Peringatkan Risiko Kepunahan Masyarakat Adat